Belanja "Online" Koleksi "High Fashion" Lokal

Kompas.com - 04/07/2012, 15:35 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Beragamnya pilihan merek dan model busana memudahkan perempuan untuk tampil dengan gaya personal. Produk fashion lokal pun semakin banyak tersedia. Baik dari segi desain yang kreatif, mengacu tren terkini, namun tetap menonjolkan keunikan, juga pilihan bahan nyaman dan berkualitas, serta harga terjangkau.

Berbagai toko yang menyediakan apparel lokal pun bermunculan di Jakarta. Namun rupanya gaya personal mengandalkan produk fashion lokal tak hanya diinginkan perempuan muda Jakarta.

Untuk menjangkau lebih banyak orang yang ingin tampil dengan gaya personal menggunakan produk lokal, portal e-commerce Scallope.com hadir memberikan pilihan.

Menyasar perempuan dan laki-laki usia 16-35, Scallope mengajak kalangan muda untuk lebih mengapresiasi produk fashion lokal. Portal belanja online ini pun menggandeng desainer lokal dengan berbagai jenis produk berkualitas, untuk memenuhi selera mode kalangan muda.

"Kebanyakan masih produk apparel, sekitar 70 persen, sisanya tas, sepatu, aksesori, termasuk perhiasan buatan desainer lokal," jelas Nidya Indriasari, Managing Director Scallope.com kepada sejumlah media seusai jumpa pers di Canteen, Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu (4/7/2012).

Saat ini sekitar 26 merek lokal rancangan desainer muda Indonesia bergabung di portal belanja online ini. Salah satunya desainer kenamaan Mel Ahyar, yang memercayakan Scallope untuk memasarkan produk ready-to-wear bermerek Happa.

"Ke depan semoga akan banyak lagi desainer senior merancang second line dan bergabung bersama Scallope. Seperti Oscar Lawalata yang rencananya akan merancang second line untuk Scallope. Karena konsepnya memang produk high fashion dengan harga terjangkau," lanjut perempuan yang akrab disapa Indri ini.

Menurut Indri, pemilihan produk fashion juga melewati proses kurasi yang ketat. Syarat utamanya, produk harus orisinal buatan lokal, memiliki desain kreatif, berkualitas dari segi jahitan dan pemilihan bahan, serta harga yang terjangkau. Alhasil produk fashion yang ditawarkan di situs belanja ini pun memiliki sejumlah karakter tersebut, selain adanya eksklusivitas.

"Produknya eksklusif karena biasanya merek lokal memproduksi 10-20 item, jadi produk fashion lokal takkan pasaran. Selain itu per dua minggu selalu akan ada koleksi baru," jelasnya.

Nah, meski mengklaim sebagai portal belanja online, Scallope masih mengandalkan mekanisme pembayaran melalui transfer baik dari ATM atau internet banking. Artinya, transaksi online hanya dengan sekali klik melalui layanan pembayaran elektronik menggunakan kartu kredit payment gateway sementara ini belum tersedia.

Yang tak kalah penting dalam belanja online adalah pengiriman barang. Untuk fungsi yang satu ini, Scallope mengandalkan pihak ketiga yang berpengalaman di bidang pengiriman barang. Indri menjamin, pengiriman barang untuk kawasan Jakarta bisa dipenuhi dalam satu hari, namun untuk luar kota waktu pengiriman bervariasi sekitar tiga hari.

Bagi Anda yang masih meragu berbelanja pakaian secara online, baik karena pertimbangan ukuran atau bahan yang tak bisa Anda sentuh secara langsung, tak ada jawaban pasti kecuali dengan mencobanya langsung.

Indri mengatakan, "Belanja online memang butuh pengalaman langsung. Meski dikatakan barang berkualitas, misalnya warna yang terdapat di foto sama seperti warna asli, atau jahitan dan bahannya bagus, takkan berdampak kalau belum mencoba langsung, merasakan sendiri pengalaman belanja online. Untuk memudahkan pembeli, setiap produk memiliki informasi detail mengenai ukuran yang tersedia, termasuk jenis bahan, dan foto yang sesuai dengan aslinya," tutup Indri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X