Kiat Mengencani Pria yang Bercerai

Kompas.com - 26/07/2012, 09:41 WIB
Editorwawa

KOMPAS.com - Berkencan atau bahkan menikah dengan duda bercerai mati atau bercerai hidup butuh kesiapan yang berbeda jika dibandingkan mengencani atau menikahi pria lajang.

Bila cerai mati
Kalau Anda menemukan pendamping seorang duda yang bercerai mati atau sang istri meninggal, ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan. Cobalah memahami bahwa sang "mantan" akan selalu ada dalam hidup kekasih Anda, juga anaknya. Jadi, jangan pernah membandingkan diri Anda, atau sebaliknya meniru diri almarhumah.

Lebih baik kenalkan gaya Anda sendiri. Misalnya, jika almarhumah ibu rumah tangga, seorang perempuan anggun, kenalkan sisi Anda yang ceria. Ini akan memberi perspektif baru, sekaligus memberi sinyal Anda tidak ingin mengganti ibu dari anak-anak pasangan Anda.

Terutama bagi duda yang belum terlalu lama ditinggal istrinya, Phyllis R Silverman, peneliti di Brandeis University Women's Studies Research Center menyarankan Anda menularkan kekasih Anda beberapa keahlian yang mungkin diperlukan anak sepeninggal ibunya, Misalnya, Anda masak makanan sehat, lezat, dan cepat untuk bekal sekolah.

Bila bercerai hidup
Kalau Anda mengencani pria yang bercerai hidup (sang istri masih ada), dan si dia berhubungan baik dengan mantan istri, maka Anda perlu berbesar hati. Pada kondisi seperti ini, biasanya sang mantan masih sering muncul dalam kehidupan pasangan Anda, apalagi jika ada anak dari pernikahan pertama si dia. Bentuknya bisa berupa hubungan telepon mengangkut antar jemput anak, membagi waktu libur anak, hingga kadang mereka pun harus bertemu untuk membahas berbagai hal seputar anak.

"Anda harus bersiap untuk menghadapi dan berinteraksi dengan si mantan ini secara reguler," saran Rhonda Findling, penulis The Dating Cure.

Anda tak harus berhubungan akrab dengan si mantan istri pasangan, tapi setidaknya jalinlah komunikasi. Sikap bermusuhan hanya akan memicu si mantan untuk memanas-manasi anak agar tidak menerima Anda dalam kehidupan ayahnya.

Perceraian dan kewajiban membesarkan anak juga bukan harga yang murah. "Anda harus bisa menerima bahwa keuangannya kini dan kelak tidak akan sepenuhnya untuk Anda," jelas Rhonda.

Misalnya, bisa jadi si dia akan mengurangi acara makan malam bersama Anda, karena uangnya terkuras untuk biaya pendaftaran sekolah anak atau keperluan lain. Pahit memang, tapi ini menunjukkan tanggung jawabnya.

Hal lain, Anda pun perlu bersiap diri dengan anggapan perempuan jahat atau pengganggu. Perceraian itu sendiri sudah sangat menyakitkan. Kini, si mantan atau anak-anak harus menghadapi cinta baru sang ayah.

(Majalah Chic/Karisma Pelangi)

 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X