Kompas.com - 27/07/2012, 16:27 WIB
EditorHindra

KOMPAS.com - Meskipun sedang berpuasa, pola makan harus tetap mengikuti pola 3J, yaitu jumlah, jenis, dan jadwal. Jumlah kalori sesuai kebutuhan; komposisi karbohidrat, protein dan lemak seimbang, serta nutrien spesifik terpenuhi; dan waktu makan terjadwal dengan baik.

Jadwal makan bagi yang berpuasa, diatur sebagai berikut: sahur, makanan berbuka, makanan lengkap (setelah magrib), dan makanan kecil (setelah sholat tarawih).

Saat berpuasa, total kalori yang masuk tidaklah berbeda dengan biasanya ketika tidak berpuasa. Demikian juga dengan komposisi makanannya. Yang berubah hanyalah jadwal makan dan porsinya saja. Pembagian porsi makanan saat berpuasa yaitu sahur 40 persen, buka puasa 50 persen dan selesai tarawih 10 persen.

Komposisi 40 persen makanan saat sahur terbagi menjadi makan besar sebanyak 30 persen, makan kecil 10 persen (sebelum Imsak), dan minum air putih 3 gelas. Komposisi 60 persen saat berbuka, dibagi menjadi makanan pembuka setelah azan, makanan setelah salat magrib, dan setelah tarawih 10 persen, serta minum air putih 5 gelas.

“Jadi anjuran untuk minum sebanyak 8 gelas tetap terpenuhi saat sahur dan berbuka puasa. Tapi ingat, sebaiknya jangan minum teh manis atau sesuatu yang manis,” jelas dr. Fiastuti Witjaksono, Sp.GK.

Mengapa sebaiknya tidak minum manis? Karena dengan asupan minuman yang manis akan berisiko cepat lapar dan hipoglikemia, menurunkan gula darah dengan cepat.

Jenis makanan yang dianjurkan bagi mereka yang berpuasa:

Sahur. Komposisi lengkap dari karbohidrat, bisa dipilih nasi atau roti atau kentang atau bihun. Protein hewani dari ikan/ayam/telur/daging. Atau protein nabati seperti tahu atau tempe. Lemak, dari minyak sayur. Sayur dan buah. Susu 1 gelas. Air minum 3 gelas.

Buka puasa. Dimulai dengan makanan manis agar cepat mengganti kadar gula darah yang sudah turun. Sebaiknya sesuai dengan suhu tubuh (hangat). Yang bisa disajikan, misalnya, kurma, kolak, koktail buah, dan teh manis. Ingat, batasi penggunaan gula. Kecuali gula buah yang berasal dari buah-buahan.

Makan lengkap. Penuhi karbohidrat, protein, lemak (bisa dari minyak sayur), sayuran dan buah-buahan. Cukupi minum air untuk melengkapi jumlah 1,5 – 2 liter per hari.

Makanan kecil. Dimakan setelah tarawih dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Yang bisa disantap, misalnya, susu, buah, atau makanan padat. Ingat, jangan terlalu berlebih. Karena, bisa berbahaya juga bila gula darah terlalu melonjak.

Selamat menunaikan ibadah puasa. (K. Tatik Wardayati)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.