Bulan Ramadhan, Stok Darah PMI Menipis

Kompas.com - 04/08/2012, 05:24 WIB
EditorAsep Candra

JAKARTA, KOMPAS.com - Stok darah Palang Merah Indonesia (PMI) kembali menipis selama  bulan Ramadhan. Keterbatasan darah di PMI dan Rumah Sakit Besar memberi andil tertundanya berbagai operasi, serta menambah penderitaan pasien yang sangat membutuhkan darah.

Demikian disampaikan dokter spesialis penyakit dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Ari Fahrial Syam dalam acara ""Symphony 2012: Sympathy through Blood Donation on Friday", di Jakarta, Jumat (3/8/2012).

"Mungkin kondisi kekurangan stok darah tidak jadi masalah untuk pasien yang punya kerabat sebagai pendonor. Tetapi, akan susah untuk pasien yang tidak mempunyai kerabat," katanya.

Ari mengatakan, untuk kebutuhan darah, umumnya pasien membutuhkan komponen sel darah merah dalam bentuk pakced red cell (PRC) dan trombosit. Kebutuhan PRC ini, untuk mengganti darah yang keluar akibat perlukaan atau kelainan darah pada pasien. Kebutuhan darah sangat tinggi untuk proses persalinan disertai pendarahan hebat, perdarahan pada saluran cerna, juga kelainan darah seperti leukimia, anemia aplastik, dan thalasemia.

Mitos

Ia menilai, rendahnya minat pendonor pada masa Ramadhan tak lepas dari mitos yang berkembang di masyarakat. Mitosnya bahwa donor darah saat puasa akan memperlemah kondisi tubuh. Bila tubuh lemah, besar kemungkinan batal puasa.

"Mitos ini tidak benar. Donor darah saat puasa malah sangat bermanfaat bagi kesehatan pendonornya, seperti penurunan berat badan, pembakaran kalori, tubuh memproduksi sel darah merah baru, dan jantung lebih sehat," ujarnya.

Pada kondisi seperti ini, kata Ari, solidaritas antar umat beragama terkait kegiatan donor darah sangat diharapkan. Misalnya, seperti tahun lalu, beberapa gereja dan klenteng melakukan kegiatan donor darah di bulan Ramadhan.

Sementara masyarakat muslim yang tengah berpuasa tetap bisa mendonorkan darahnya saat menjelang dan sesudah buka puasa. Syarat lainnya, tekanan darah sistolik 160-110 dan diastolik 70-100, haemoglobin lebih besar dari 12,5, dalam kondisi tidak demam atau suhu lebih rendah dari 37,5 derajat dan berat badan minimal 45 kilogram.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X