Kompas.com - 08/11/2012, 23:38 WIB
EditorHesti Pratiwi

KOMPAS.com -  Seks seringmenjadi salah satu indikator kebahagian sebuah rumah tangga. Dipercaya dengan kehidupan seks yang sehat dan romantis sebuah rumah tangga akan harmonis. Bahkan tak jarang hubungan seks yang kurang sering dijadikan kambing hitam perselingkuhan.

Baca juga: Pernikahan di Bawah 7 Tahun Rawan Selingkuh

Bagi pengantin baru hal ini tentu saja bukan masalah, namun bagi yang sudah bertahun-tahun menikah, kesibukan dan berbagai faktor lainnya membuat seks tak lagi menjadi prioritas dan terlupakan.

Apa pun masalah yang membuat seks terasa hambar harus diselesaikan dengan tuntas. Membangkitkan kembali gairah kembali menjadi tugas bersama. Namun, sebelum melangkah ke tempat tidur ada hal yang sama pentingnya untuk di perbaiki, yakni keintiman.

Baca juga: 5 Kebiasaan Buruk Pembunuh Keintiman

“Keintiman di luar ranjang antara suami istri harus selalu dibangun. Akan sulit memperbaiki kehidupan seks bila sudah tak ada keintiman lagi,” ujar Zoya Amirin, M.Psi, saat ditemui usai acara AXE Anarchy Crime Scene Investigation", di Portico Terrace Bistro, Senayan City, Jakarta, Kamis (8/11/2012).
Keintiman sama pentingnya dengan seks dalam rumah tangga. Sebelum memperbaiki hubungan seks yang dirasa makin kurang “gregetnya”, Zoya menyarankan pasangan untuk membangun keintiman lebih dahulu.

Baca juga: Seks Tanpa Orgasme Bisa Perbaiki Pernikahan

“Caranya dengan membangun percakapan dengan pasangan. Jangan hanya berbicara membahas masalah tagihan, anak dan pekerjaan kantor. Berbicaralah berdua di luar semua masalah tersebut. Sering-sering mengobrol dengan pasangan,”saran Zoya.


Ini adalah cara paling sederhana dalam membangun keintiman kembali dengan pasangan.  Anda tentu ingat betapa santainya mengobrol dengan pasangan saat pacaran dulu. Anda bisa mengobrol apa saja bahkan bercanda. Dari percakapan dan interaksi intrapersonal inilah ketertarikan serta kedekatan menjadi lebih erat. Maka, tak heran jika Anda sering mendengar idiom yang begitu akrab bahwa kebahagian dalam hubungan kuncinya komunikasi.
Nah, komunikasi yang dimaksud tak hanya seputar permasalahan serta pencarian solusi masalah sehari–hari. Namun, juga percakapan santai Anda dengan pasangan. Termasuk tatapan, kapan terakhir kalian bertatapan, saling menggenggam tangan saat bicara, menyentuh punggung, tangan, pundaknya?

Baca juga: 5 Cara Membakar Kembali Gairah yang Padam


 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.