Kompas.com - 01/12/2012, 21:54 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Meski sekarang ini papan pemotong atau talenan sudah banyak yang terbuat dari plastik, namun talenan kayu masih jadi favorit ibu rumah tangga. Karena, lebih kuat dan lebih enak digunakan. Sayangnya, papan kayu ini punya beberapa kelemahan. Bila sering dicuci, kayunya jadi mudah lapuk. Sebagai solusinya, orang jarang mencucinya supaya tidak cepat lapuk, yang malah berakibat munculnya aroma yang kurang sedap.

Jika talenan kayu yang terlalu sering dicuci membuat kayunya lebih cepat lapuk, lalu gimana cara membersihkannya?

Mudah saja, hindari mencucinya dengan air terlalu sering. Bersihkan papan kayu ini dengan campuran garam dan potongan jeruk lemon. Caranya, taburkan garam secukupnya ke talenan, kemudian gunakan potongan jeruk lemon untuk menggosok talenan ini. Setelah seluruh bagiannya bersih dan wangi, lap talenan dengan kain bersih.

Selain garam dan jeruk lemon, Anda juga bisa membersihkan talenan dengan menggunakan cuka dan spon plastik. Tuangkan cuka ke atas talenan kemudian gunakan spon untuk menggosoknya. Kemudian keringkan dengan kain bersih. Namun tak seperti jeruk lemon, membersihkan talenan dengan cuka meninggalkan aroma yang kurang segar.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.