Atasan sebagai Panutan bukan Sumber Ketakutan

Kompas.com - 16/02/2013, 15:39 WIB
Editorwawa

KOMPAS.com – Atasan yang menunjukkan sikap penuh penghargaan terhadap orang lain, termasuk bawahan, sesungguhnya sedang menunjukkan bahwa ia pantas menjadi panutan. Sementara itu jika sikap yang ditunjukkan adalah sebaliknya seperti berkata kasar dan berlaku semena-semena, atasan hanya akan menjadi sumber ketakutan.

Leadership Coach dan Motivator Ainy Fauziyah mengatakan, ketika seseorang tidak menghormati orang lain dengan sepenuh hati, apalagi berniat menyakiti, ia sebenarnya telah merendahkan dirinya sekaligus menyakiti diri sendiri.

“Siapa pun tidak patut berkata kasar dan berlaku semena-mena, seperti mengucapkan kata bodoh, idiot, hingga menyebut nama binatang saat bertutur kata,” ungkapnya kepada Kompas Female.

Sikap tak menghargai orang lain seperti ini justru akan membuat seseorang diperlakukan secara tidak hormat. Bagi atasan, sikap seperti ini hanya akan menjadikannya sebagai sumber ketakutan bagi orang lain yang dipimpinnya.  Ia juga telah gagal menjalankan salah satu perannya sebagai panutan bagi bawahannya maupun orang-orang di sekitarnya.

Ainy melanjutkan, tak hanya kehilangan rasa hormat dari orang lain yang telah ia perlakukan semena-mena, sikap semacam ini justru menjadi salah satu sumber ketidakbahagian di dalam dirinya sebagai atasan.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X