Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/04/2013, 10:01 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Busana dari batik, tenun, dan songket bertemu replika perhiasan nusantara dalam satu peragaan busana. Perpaduannya menghasilkan koleksi yang tampak unik, klasik, dan elegan.

Busana kreasi dari tenun Nusa Tenggara Timur itu tampil mencolok dengan potongan yang modern. Ada juga batik tulis serta songket Bali yang feminin dan elegan. Padupadan aksesorinya dilengkapi kalung yang melingkar dengan hiasan unik. Bentuk aksesorinya macam-macam. Ada yang simpel beruntai, ada juga yang besar dan bertumpuk.

Itulah koleksi busana tradisional dari Essetra dan replika perhiasan Manjusha Nusantara yang diperagakan di Palalada, Alun-alun Grand Indonesia Jakarta, Kamis (25/4/2013) lalu.

Koleksi Essetra (estetika tekstil tradisional nusantara Indonesia) tampak amat beragam, dari segi bahan dan motif, serta warna. Menariknya, bahan tradisional itu hadir dalam 10 outfit dengan potongan bergaya modern. Di antaranya blus tanpa lengan warna hijau berpadu dengan rok motif batik. Ada juga blus biru dengan blazer oranye dengan rok tenun. Koleksi Essetra yang hadir hari itu sangat mewakili ragam bahan tradisi daerah di Indonesia.

Paruh kedua peragaan berikutnya, ada 10 outfit dari koleksi Ayu Mirah bertajuk Face. Songket Bali menjadi dominan di antara bahan tradisional lainnya.

"Koleksi ini saya sebut Face karena mewakili wajah dari kekayaan nusantara, dan cocok kalau dipadupadankan dengan replika Manjusha," ujar Ayu Mirah, saat ditemui usai peragaan.

Koleksi yang dihadirkan cenderung berwarna terang dengan rok dan atasan kebaya. Padu padannya anting besar atau kalung bertumpuk.

Peragaan busana koleksi Essetra dan Ayu Mirah menjadi bagian dari peringatan tahun kedua Manjusha Nusantara. Replika perhiasan nusantara memang sangat pas jika dipadupadankan dengan bahan tradisional.

"Setelah dua tahun, animo masyarakat terhadap perhiasan nusantara makin tinggi, sekarang bisa jadi bagian dari fashion," ungkap Ria Glenn, salah satu pendiri Manjusha Nusantara, optimistis.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.