Kompas.com - 20/05/2013, 13:23 WIB
EditorInggried Dwi Wedhaswary

KOMPAS.com - Belanja bersama teman-teman mungkin menjadi salah satu aktivitas paling menyenangkan bagi Anda. Tapi, tanpa disadari, hal yang menyenangkan ini bisa jadi membawa kondisi buruk bagi keuangan Anda. Mengapa?  

Para ahli menemukan dua per tiga atau sekitar 62 persen dari kaum wanita akan menghabiskan banyak uang ketika berbelanja dengan teman wanita mereka, dibandingkan saat mereka berbelanja sendirian. Para gadis remaja cenderung mengeluarkan uang sebanyak Rp 520 ribu setiap kali pergi keluar dengan teman-teman mereka daripada ketika mereka pergi sendiri.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa selama satu tahun, kaum wanita dewasa akan menghabiskan kurang lebih Rp 13 juta saat melakukan perjalanan wisata berbelanja dibandingkan saat pergi bersenang-senang sendirian tanpa seorang teman.

Di luar temuan itu, wanita lainnya merasa lebih percaya diri dengan pakaian yang mereka beli karena telah mendapatkan pendapat teman-teman mereka saat mencoba sebelum memutuskan untuk membeli pakaian tersebut.

Dan dengan persentase yang sama, banyak wanita akan merasa bahagia setelah berbelanja bersama teman-teman, daripada berbelanja sendirian.

Seorang juru bicara dari Liverpool ONE, yang melakukan studi ini terhadap 2.000 perempuan, mengatakan, "Berbelanja bersama teman-teman, walaupun terkadang dapat mengeluarkan biaya lebih mahal, namun jauh lebih menyenangkan daripada berbelanja sendiri.”

“Berpergian dengan teman-teman wanita baik untuk dimiliki karena mereka dengan senang hati akan membantu Anda memilih sesuatu untuk dipakai, mereka juga senang untuk mendandani Anda dan memberikan pendapat jujur di ruang ganti mengenai pakaian yang hendak Anda beli,” sambungnya.

Ia juga menambahkan, saat berbelanja sendiri memang cukup mudah untuk memutuskan apa yang layak Anda beli dan meyakinkan apakah benda tersebut akan terpakai atau tidak. Namun, berbelanja dengan teman-teman tidak hanya mengenai aktivitas berbelanja, tapi juga diiringi dengan makan siang bareng, minum kopi, dan bergosip.

Penelitian menunjukkan, lebih dari setengah wanita yang disurvei kecewa jika mereka kembali dengan tangan kosong selepas aktivitas shopping mereka. Memang, tiga perempat kaum hawa mengatakan bahwa ketika berbelanja bersama teman-teman, mereka secara aktif mendorong satu sama lain untuk membeli pakaian, sepatu, aksesoris dan perlengkapan mandi supaya mereka semua memiliki “sesuatu” untuk dibawa pulang.

Sementara itu, dua per tiga dari wanita mengakui bahwa mereka dapat dengan mudah melakukan pembelian meski tidak membutuhkan barang tersebut. Akan tetapi, hal itu tidak akan terjadi pada saat berbelanja sendirian. Tidak mengherankan, sebanyak 73 persen wanita mengatakan mereka selalu berbelanja lebih lama jika dengan pasangan mereka, yang dapat memakan waktu dua setengah jam lebih lama dari biasanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.