Ferry Sunarto Pamerkan Kebaya di Istana Buckeburg-Jerman

Kompas.com - 21/05/2013, 07:59 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Desainer Ferry Sunarto akan memamerkan sejumlah koleksi kebayanya di Jerman, dalam perayaan Landpartie Schloss Buckeburg pada 30 Mei-2 Juni 2013. Ini merupakan pesta tahunan yang diadakan kerajaan Schaumburg-Lippe Jerman.

Ferry Sunarto mendapat undangan khusus dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk menampilkan karyanya di Istana Buckeburg-Jerman. Selain untuk peragaan busana, 10 koleksi Ferry juga akan turut dipamerkan selama perayaan berlangsung.

"Sewaktu dapat surat undangan, saya seperti bermimpi, karya kebaya saya akan mendapat perhatian besar oleh publik di luar negeri," ujar Ferry Sunarto di butiknya, di jalan Ciniru VI No 15, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2013) lalu.

Menurut Ferry, dari dulu ia ingin mengenalkan kebaya sebagai salah satu warisan budaya Indonesia ke banyak orang, tidak hanya di dalam tapi juga luar negeri. Karena kebaya punya ciri khas yang kuat untuk mewakili Indonesia, seperti halnya baju cheongsam Cina atau kimono Jepang.

"Kebaya harus kita jaga dan kembangkan sama seperti halnya batik dan tenun," tambah dia.

Pengembangan kebaya perlu diupayakan dengan banyak cara. Bahkan, menurut Ferry, caranya mesti out of the box. Misalkan, tampilannya tak lagi berat  tapi lebih ringan, sophisticated, dan glamor.

"Visi saya kebaya dipandang universal dan lebih ringan. Esensinya tetap kebaya, tapi bisa dalam bentuk macam-macam," ujarnya.

Salah satu dari koleksi yang dimaksud Ferry adalah yang nanti akan dikenakan Princess Nadja Anna Zsoek. Kebaya tersebut seperti dress dengan gaya internasional yang menjadi rancangan andalan Ferry.

"Ini sebuah kesempatan besar yang juga sekaligus tanggung jawab besar buat saya," ujarnya.

Keberhasilan Ferry untuk bisa terpilih juga tidak lepas dari dukungan Indonesia Fashion Week (IFW). Beberapa koleksi kebaya Ferry yang diperagakan di IFW 2012 lalu turut dimuat di majalah Haute Couture Paris. Vol 6.

Di dalamnya, Ferry menjadi satu dari sembilan desainer pilihan editor dari gelaran Indonesia Fashion Week 2012 yang digelar 23-26 Februari 2012 lalu. Selain dia, ada Deden Siswanto, Ardistia New York, Eny Ming, Jeanny Ang, Lenny Agustin, Oka Diputra, dan Putu Aliki. Di majalah yang sama ada parade koleksi busana Elie Saab, Chanel, dan Jean Paul Gaultier.

Taruna K. Kusmayadi, Ketua Umum Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), mengungkapkan keikutsertaan Ferry yang anggota APPMI merupakan sebuah apresiasi, dan kesempatan emas buat desainer Indonesia masuk ke kalangan aristokrat. Selain mengenalkan kebaya ke tingkat internasional, ini juga bisa jadi motivasi bagi desainer lainnya.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X