Kompas.com - 29/05/2013, 13:36 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Desainer Itang Yunasz sangat yakin Indonesia bisa jadi kiblat dunia fashion untuk busana muslim. Karena ketika Arab sebagai acuan berbusana muslim hanya menawarkan abaya, Indonesia lebih bervariasi dan banyak ragamnya.

Modifikasi busana muslim terutama bagi perempuan memberi peluang besar akan munculnya berbagai macam desain busana. Dari kaftan, lalu ada blus, rok panjang, hingga celana.

“Sebagai contoh,pagelaran busana muslim mulai bertumbuh tidak hanya di Indonesia tapi juga di luar negeri, saya sendiri kerap diundang ke sana,” ujarnya, saat ditemui di sela-sela peragaan koleksi busana muslim terbarunya di bawah label Kamilaa dan Preview, di Tanah Abang, Jakarta, Selasa (28/5/2013) lalu.

Menurut Itang, suatu hari nanti para pengamat fashion entah itu di Dubai, London, dan Amerika Serikat, akan melirik koleksi busana muslim yang ada di Indonesia. Oleh karena itu ia pun terpacu untuk memberikan gambaran busana muslim yang representatif dan sekaligus menarik.

“Tantangannya bagaimana kemudian busana muslim ini tidak lari dari konsepnya, meski tetap tampil modis dan gaya,” tambahnya.

Ungkapan itu disampaikan Itang berkaitan dengan makin marak dan bermunculannya beragam busana muslim, termasuk yang berkesan ketat, ornamen berlebihan, atau jilbab dengan gaya bertumpuk-tumpuk. Dia lebih memilih tampilan yang lebih sederhana tapi tetap sopan.

Itang sendiri sudah memulai mengkhususkan dirinya di lini busana muslim sejak tahun 2000. Dari lima label busana yang ia punya, tiga di antaranya adalah untuk koleksi busana muslim, yakni Kamilaa (busana muslim wanita), Preview (busana muslim pria), dan Marrakech (busana muslim berbahan kaos untuk kaum muda). Dua label lainnya yakni Itang Yunasz (lini utama) dan Tatum (koleksi baju kerja).

Busana muslim rancangan Itang kerap diidentikkan dengan gaya yang cantik, ringkas, dan menggunakan bahan yang mewah. Meski tampil tertutup, busana rancangannya tetap modis dengan mengandalkan siluet, potongan, serta dari bahan yang digunakan.

Kamilaa, meski baru setahun berdiri, mulai bertumbuh dengan memiliki tiga outlet di Tanah Abang, Jakarta. Bila dihitung total, ada 20 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia. Sementara untuk lini busana muslim pria, Preview yang sudah lebih dulu diciptakan juga mengalami ekspansi yang luas, dan ditangani serius.

“Dulu waktu awal-awal koleksi Preview dicontek dan dibikin kopiannya, saya sempat uring-uringan. Tapi sekarang, ya sudah, kalau memang ada yang contek berarti saya beri manfaat untuk orang lain,” ujarnya menambahkan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X