Berubah, Alasan Perempuan Operasi Plastik

Kompas.com - 03/08/2013, 23:59 WIB
shutterstock
|
EditorFelicitas Harmandini

KOMPAS.com – Banyak hal yang jadi alasan perempuan untuk melakukan operasi plastik. Menurut salah satu dokter kulit terkemuka, kaum perempuan usia 60-an saat ini bahkan banyak yang meminta operasi plastik agar dapat mempertahankan pekerjaan dan mendapatkan kehormatan.

Dr Macrene Alexiades-Armenakas, mengatakan kepada The New York Times bahwa banyak di antara kliennya yang sudah berusia sangat tua, terdiri atas editor majalah, perencana keuangan, bahkan selebriti, yang berusaha ingin tampil seperti masih berusia 45 sampai 55 tahun.

Jika pada masa lalu pasiennya meminta operasi plastik agar suami tetap tertarik pada mereka, kini alasan itu sudah berubah. Kaum perempuan ingin menambah perawatan kecantikan untuk menjaga karier mereka.

“(Mereka) Ingin tetap aktif hingga usia 60 tahun. Orang-orang ingin melihat (bahwa para perempuan ini punya) energi,” ungkapnya.

Tujuan kaum perempuan menjalani bedah plastik adalah untuk memutar kembali waktu 10 tahun ke belakang, dan melakukannya dengan cara yang tidak terlalu berlebihan. Untuk mereka yang sudah memiliki jabatan tinggi, wajah yang terlihat lelah dapat menjadi "pembunuh" karier. Sebab, perusahaan butuh wajah pemimpin yang enerjik untuk pencitraan.

“Perawatan halus untuk kulit wajah dapat membantu mempertahankan posisi profesional kerjanya,” imbuh Dr Alexiades-Armenakas, yang banyak menangani perawatan chemical peeling dan terapi laser.

Namun, Dr Alexiades-Armenakas menegaskan bahwa dirinya tidak akan mendorong pasiennya untuk melakukan sesuatu yang dirasa tidak perlu.

Operasi plastik itu layaknya seperti pohon buatan. Ada daun yang hijau cerah dan coklat sempurna. Tapi itu tidak terlihat seperti pohon yang nyata,” tandasnya.



Sumber Dailymail
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X