Kompas.com - 08/09/2013, 16:57 WIB
Dian Pelangi saat fashion show di kastil Buckerburg, Jerman. DIAN PELANGIDian Pelangi saat fashion show di kastil Buckerburg, Jerman.
|
EditorD. Syafrina Syaaf

KOMPAS.com – Nama Dian Pelangi semakin menonjol di rahan fashion muslimah tanah air. Lewat kreativitasnya, wanita cantik ini meniupkan ‘angin’ segar bagi perkembangan busana muslim di kalangan generasi muda dan perempuan dewasa.

Hasil rancangan Dian selama ini dikenal oleh sentuhan warna-warni yang ceria dan memesona. Berbagai macam kain, mulai dari kain tradisional Indonesia, seperti jumputan, songket, sampai batik ia aplikasikan ke dalam desain busana yang lebih playful dan ringan untuk di pakai.

Asal muasal berdirinya Dian Pelangi di mulai dari hobi sang Ibu yang sejak muda sudah gemar mengumpulkan kain-kain dari Palembang. Dan, kain jumputan tersebut selalu disimpan dan dikoleksi oleh sang bunda. . Nama ‘Pelangi’ pun ternyata terinspirasi dari warga Palembang yang sering menyebut kain jumputan dengan istilah pelangi, karena kainnya berwarna-warni.

"Jumputan di Palembang itu banyak yang luntur. Karena saya orang Pekalongan, saya jadi paham dan ingin mencoba  berinovasi untuk membuat supaya kain itu agar tidak luntur," ujar Djamaloedin Sindon, Ayahanda dari Dian Pelangi, saat berbincang santai dengan KompasFemale, di Dian Pelangi Butik yang berlokasi di Palembang, Minggu (8/9/2013).

Berdasarkan pengalaman orangtua tersebut, Dian Pelangi pun mulai tertarik untuk  merintis karier sebagai seorang desainer muslimah. Kini, Dian Pelangi, yang memiliki nama asli Dian Wahyu Utami mengoptimalkan cita-cita dan tujuan utamanya, dengan membuka butik perdananya di Palembang, yang dimiliki oleh keluarga Dian.


"Dulu Ibunya Dian, memang sudah suka mendesain baju. Jadi Dian terpengaruh sama hobi Ibunya itu. Dengan berjalannya waktu, kami pun membuat kain jumputan” lanjut Djamaloedin.  

Seiring dengan waktu, dengan perjuangan yang cukup lama, Dian Pelangi berhasil membawa perubahan baru pada industri fashion busana muslim, bahkan sampai memperkenalkannya ke kancah internasional. Gaya rancang Dian Pelangi yang dinamis, cerah dan kasual menjadi kunci kesuksesannya.

Dian pernah mengatakan, berbusana muslim yang masih dengan syariat agama, tidak berarti tidak bisa tampak modis dan modern. Lewat keyakinan tersebut, lahirlah ide-ide cemerlang yang ia tuangkan pada seluruh koleksi busananya selama ini.

Butik yang sebelumnya merupakan rumah tinggal keluarga Dian Pelangi ini menghadirkan seluruh koleksi busana muslim untuk perempuan, pria dan anak-anak.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X