Seberapa Pentingkah Berciuman dengan Pasangan ?

Kompas.com - 13/10/2013, 22:01 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorD. Syafrina Syaaf

KOMPAS.com – Berciuman dengan seseorang yang Anda sayang memang terasa menyenangkan dan sarat sensasi. Bahkan menurut sebuah penelitian, berciuman bisa menjadi tolak ukur kualitas suatu hubungan.

Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di Oxford University, menggali keterkaitan antara kualitas ciuman sepasang kekasih dengan hubungan yang mereka jalani? Selain itu, perbedaan pandangan antara perempuan dan pria mengenai ciuman pun turut dieksplor pada penelitian ini.

“Bagaimana seseorang memilih pasangan dan bagaimana mereka menjalankan hubungannya adalah teori perilaku manusia yang kompleks’’ ujar Robin Dunbar, profesor di Oxford University. “Karena hal tersebut berhubungan dengan hal-hal emosional yang berkembang pada diri mereka, momen di mana mereka mempertanyakan mengenai apakah hubungan ini akan terus berlanjut lebih serius? Semua tergantung pada detil kecil yang membuat mereka jatuh hati, misalnya bagaimana mereka saling berinteraksi baik lewat pandangan, intimasi tubuh dan secara sosial. Kemudian, seiring dengan waktu hubungan pun semakin dekat dan dibuktikan lewat ciuman’’

Penelitian ini melibatkan 900 koresponden yang terdiri dari 308 pria dan 594 perempuan, sebagian besar dari mereka adalah pasangan yang telah menjalin cinta dalam periode waktu yang tidak sebentar.

Pertanyaan yang diajukan adalah bagaimana mereka menilai ciuman dengan pasangan masing-masing, dan bagaimana pengaruh kualitas ciuman terhadap hubungan mereka.

Hasil penemuan mengungkapkan, kaum perempuan menganggap ciuman adalah kunci keberhasilan suatu hubungan. Sedangkan pria memiliki pandangan sebaliknya, menurut mereka ciuman bukan faktor penting bagi kelanggengan sebuah hubungan.

Lalu, koresponden yang menganggap diri mereka memiliki penampilan fisik menawan, menilai ciuman sebagai unsur penting dalam hubungan. Bahkan mereka yang memiliki fobia pada komitmen, juga menuturkan pendapat yang sama.

Dan yang paling menarik, ketika dikaitkan pada periode hubungan, dibandingkan kaum pria, perempuan cenderung menyepelekan kualitas ciuman yang terjadi di dalam hubungan yang berjalan sebentar. Mereka baru menganggap pentingnya mencium pasangan, saat hubungan telah terbukti serius dan berjalan lama.

Lalu, jika dikaitkan dengan seks, seberapa pentingkah melakukan ciuman saat bercinta? Hasil survei menunjukkan bahwa ciuman sebelum bercinta dirasa sangat perlu, tetapi seiring dengan semakin hangatnya aksi bercinta, ternyata mencium pasangan tak lagi menjadi fokus utama.

Tetapi, apabila hubungan yang dijalankan merupakan komitmen jangka panjang, mayoritas koresponden menjawab pilihan yang sama, yaitu mereka menikmati berciuman sebelum dan di tengah waktu bercinta.

Hasil dari penelitian ini diterbitkan pada dua modul pendidikan, yaitu jurnal Archives of Sexual Behavior dan Human Nature.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X