Kelas Membatik untuk Anak di Pinisi Edutainment Park - Kompas.com

Kelas Membatik untuk Anak di Pinisi Edutainment Park

Kompas.com - 19/10/2013, 14:00 WIB
KOMPAS.com/Krismas Wahyu Utami Salah satu kelas menari tarian tradisional di Pinisi Edutainment Park, Pasaraya Blok M lantai 9.

KOMPAS.com - Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang telah diakui keberadaannya baik di dalam negeri maupun dunia internasional. Namun, tak banyak orang Indonesia yang mau belajar membatik karena alasan repot.

Menjawab tantangan tersebut, Pinisi Edutainment Park dan Museum Tekstil Indonesia menyelenggarakan acara "Aku Cinta Batik Indonesia" sekaligus dalam rangka Hari Batik Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Oktober.

Dalam kegiatan ini, Pinisi Edutainment Park berbagi informasi dan memperkenalkan serta menanamkan kecintaan pada Batik Indonesia untuk anak-anak.

"Memperkenalkan dan menanamkan kecintaan batik pada anak-anak memang sedikit sulit. Tapi kami ingin memberikan kontribusi nyata untuk Indonesia sebagai gerakan untuk melestarikan kesenian dan kebudayaan bangsa dengan mengajarkan cara membatik kepada anak-anak sejak usia dini," papar Ari Kartika, direktur Pinisi Edutainment Park saat ditemui KompasFemale seusai acara talkshow di Jakarta (18/10/13).

Kelas membatik di mulai untuk anak usia 6 tahun ke atas. Mereka diajarkan cara membatik menggunakan canting dan malam (wax). Memang, kata Ari, ada ketakutan bagi orangtua saat anak mereka memegang cantik, namun para pendidik di Pinisi Edutainment Park sudah terlatih dalam hal tersebut.

Selain melalui kelas, Ari juga menuturkan cara lain agar anak mulai mencintai batik yaitu dengan memperkenalkannya bisa dimulai dengan menggunakan aksesoris yang berhubungan dengan motif batik sehingga bisa menimbulkan ketertarikan anak-anak untuk menyukai batik. 

"Orangtua harus harus lebih kreatif juga. Akhirnya nanti anak mulai menyukai dan mencintai sehingga bisa melestarikan batik itu sendiri mendatang. Kita juga berterima kasih kepada para fashion desainer Indonesia juga mengusung batik sehingga kini batik bisa dikenal lebih luas," tandasnya.

Kelas batik merupakan kelas favorit di Pinisi Edutainment Park itu sendiri, hampir kelas penuh setiap harinya. Hal ini karena hasil batik mereka bisa dibawa pulang oleh mereka. Mereka juga memberikan promo sebesar 30% selama sampai bulan November bagi keluarga yang datang menggunakan busana batik.

 


EditorLusia Kus Anna

Close Ads X