Sinar Matahari, Penyebab Utama Kulit Menua? - Kompas.com

Sinar Matahari, Penyebab Utama Kulit Menua?

Kompas.com - 22/10/2013, 07:09 WIB
NEWBEAUTY Ilustrasi

KOMPAS.com - Penuaan kulit memang pasti terjadi seiring bertambahnya usia. Namun sebuah baru baru menunjukkan, sinar matahari lah yang paling bertanggung jawab atas penuaan kulit yang jelas terlihat.

Menurut studi tersebut, sinar ultraviolet menyumbangkan 80 persen gejala penuaan kulit, termasuk flek hitam. Studi yang dilaporkan dalam jurnal Clinical, Cosmetic, And Investigational Dermatology ini juga menemukan, dua persen kerusakan kulit membuat penuaan di wajah sebanyak tiga tahun.

Para peneliti mengatakan, paparan sinar UV dalam waktu lama dapat memicu pigmentasi, mengurangi elastisitas kulit, dan penurunan tekstur kulit.

Sinar matahari, kata mereka, memang bukan satu-satunya pemicu penuaan kulit, tetapi ada juga gravitasi, polusi, pola makan, tembakau, penyakit, stres, dan penuaan alami kulit itu sendiri. Namun dalam studi ini, mereka ingin untuk pertama kalinya, menghitung efek tunggal dari sinar matahari terhadap kulit.

Para pakar kulit memeriksa wajah 298 wanita yang berusia 30 hingga 78 tahun. Peserta dibagi menjadi dua kelompok dengan karakteristik kelompok pertama sering terpapar sinar matahari tanpa perlindungan, sementara kelompok lainnya sedikit terpapar sinar matahari.

Mereka juga mengamil foto wajah peserta dan menampilkannya dalam layar. Selanjutnya, relawan diminta untuk melihat wajah dan menebak usia peserta.

Hasilnya menunjukkan efek paparan sinar UV meningkatkan penuaan kulit. Perbedaan signifikan terlihat pada flek hitam dan kualitas tekstur kulit. Mereka yang ada dalam kelompok pertama cenderung lebih cepat memperlihatkan tanda-tanda penuaan tersebut.

Para peneliti kemudian menghitung "persentase kerusakan kulit akibat paparan matahari" dan mendapatkan hasil 80,3 persen untuk penuaan kulit. Mereka juga menemukan, wanita yang mengalami 80 persen kerusakan kulit terlihat seperti usianya, namun jika kerusakannya 82 persen, wanita tersebut terlihat seperti tiga tahun lebih tua. Sementara jika kerusakannya 78 persen, wanita terlihat tiga tahun lebih muda.

Dr Richard Warren, pakar kesehatan kulit senior di University of Manchester yang tidak terlibat dalam penelitian mengatakan, sulit untuk membedakan secara akurat antara penuaan kulit yang terjadi alami dan yang dipengaruhi lingkungan.

"Namun studi ini mencoba lebih spesifik terhadap efek paparan matahari pada kulit. Maka penggunaan tabir surya mungkin bisa membantu mengurangi risiko tersebut," ujarnya.


EditorAsep Candra
SumberDailymail

Close Ads X