Indahnya Intimasi Pasangan Monogami

Kompas.com - 05/12/2013, 08:09 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorSyafrina Syaaf

KOMPAS.com – Siapa bilang berkomitmen dengan satu orang seumur hidup itu membosankan? Jika ada yang merasa demikian, berarti maaf saja, pasti mereka belum menemukan dan mengalami keindahan dari sebuah kehidupan pernikahan dan cinta yang melengkapi.

Hubungan yang dilandasi dengan kasih sayang, baik hubungan pernikahan atau pacaran, umumnya berjalan lancar dan indah. Meskipun ternyata ada kendala, masing-masing pasangan pasti dapat melaluinya bersama.  Ini bukan persoalan berapa lama usia pernikahan dan hubungan, tapi lebih kepada fondasi berupa kasih sayang.

Salah satu alasan yang menyebabkan pasangan   monogami memutuskan berpisah adalah rasa bosan. Nah, jika Anda merasakan sinyal-sinyal kejenuhan, sebaiknya jangan pendam sendiri. Mengapa? karena pasangan Anda bukan cenayang yang bisa tahu apa yang Anda rasakan dalam hati.

“Bangunlah komunikasi hingga ke tingkat personal, agar timbul keterikatan yang membuat Anda sulit bosan pada kehidupan percintaan dengan pasangan,” tegas Dr. Patricia Love, ahli terapi dan penulis Hot Monogamy, pada laman Cosmopolitan.

Mereka yang masih suka ganti-ganti pasangan, sudah pasti belum pernah merasakan jatuh cinta, atau mungkin pernah, tetapi kemudian patah hati yang menyebabkan mereka trauma untuk berkomitmen pada satu orang saja.  

“Momentum bercinta lebih meledak jika dilakukan oleh dua pasangan yang saling mencintai, karena bagi mereka, seks lebih dari sekadar hubungan fisik, melainkan bentuk penyatuan emosi dan perasaan antarpasangan. Hal-hal yang tidak terlihat itulah yang membuat seks terasa luar biasa bagi pasangan monogami,’’ tambah John Gray, Ph.D., seperti yang dikutip dari askmarsvenus.com

Kemudian, saran lainnya, John juga menuliskan bahwa kunci sukses mencapai “ledakkan bercinta” bagi pasangan monogami adalah harus percaya diri dengan bentuk tubuh Anda. Karena, percuma mengenakan lingerie superseksi, kalau Anda tidak mencintai diri Anda apa adanya.

Lebih lanjut John menyampaikan, gairah dan sensualitas saat bercinta dengan satu pasangan, sejatinya membutuhkan intimasi, kepercayaan dan pengertian yang mendalam. Hal-hal tersebut hanya mungkin terwujud, jika masing-masing individunya mencintai dan menghargai pasangannya satu sama lain.

Jadi, jangan pernah merasa diri Anda kuno, hanya karena Anda memilih setia pada pasangan. Mereka yang anti-komitmen, atau bahkan memiliki jumlah istri atau suami lebih dari satu, tidak memiliki apa yang Anda miliki dengan pasangan, yakni cinta yang seutuhnya!

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X