Pekerjaan yang Bikin Stres Lebih Baik dari Menganggur?

Kompas.com - 13/12/2013, 09:32 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna


Kompas.com -
Anda mungkin merasa pekerjaan yang sekarang (dengan atasan yang menyebalkan, ratusan email yang harus dijawab, dan ritual bangun pagi agar tak terlambat) membuat kebahagiaan hidup berkurang. Tapi, mungkin itu jauh lebih baik ketimbang jadi pengangguran.

Tak punya pekerjaan dalam waktu lama berdampak serius pada kesehatan. Anda jadi lebih cepat menua dan meningkatkan risiko terkena penyakit yang terkait dengan usia.

Kesimpulan tersebut dihasilkan para peneliti dari Finlandia setelah menganalisa DNA lebih dari 5.600 orang yang lahir tahun 1966. Kemudian 13 tahun kemudian ditemukan bahwa mereka yang menganggur minimal selama dua tahun, memiliki telomere yang lebih pendek.

Apa kaitan antara telomer dengan usia? Sangat banyak. Telomere adalah pelindung yang berada di ujung kromosom dan akan memendek sepanjang usia. Jika mereka memendek, maka risiko terkena penyakit yang terkait usia, seperti diabetes dan penyakit jantung akan meningkat.

Stres yang kita rasakan akibat kondisi menganggur akan meningkatkan kadar hormon stres, kortisol, yang akan memperpendek telomere.

Penelitian lain pernah menemukan bahwa terlalu banyak bekerja juga bisa berdampak buruk pada DNA, tetapi hanya sedikit.

Sebenarnya kita bisa menjaga agar telomere tetap dalam panjang yang normal, antara lain dengan menghindari rokok, menjaga berat badan ideal, dan aktif bergerak.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X