Kompas.com - 17/01/2014, 13:48 WIB
Priscilla Yong, ahli sulam alis. KompasPriscilla Yong, ahli sulam alis.
|
EditorLusia Kus Anna

Shutterstock Ilustrasi

KOMPAS.com –
Menghias alis agar penampilan wajah terlihat lebih menarik memang tak mudah. Alis yang terlalu lebat membuat wajah terlihat kuno, sementara alis yang tipis akan memberikan efek galak atau judes.

Tak heran jika banyak wanita yang memilih melakukan sulam alis agar alis lebih rapi. Kendati begitu, tindakan sulam alis tak selamanya aman.

Salah satu faktor yang paling ditakutkan adalah infeksi kuman akibat penggunaan tinta dan peralatan yang tidak steril.

Selain itu sulam alis juga kemungkinan bisa menimbulkan alergi sehingga kulit menjadi gatal atau rasa terbakar. Pada kasus yang parah dapat mengakibatkan bekas luka yang permanen.

Seiring bertambahnya usia, kulit manusia cenderung mengerut. Untuk beberapa daerah wajah, seperti bibir, kulit akan mengering dan tampak menyusut. Sementara, bila sulam atau tato makeup diterapkan pada mata atau bibir, bisa menyebabkan kulit tertarik seakan seperti mengenakan topeng.

Bahaya lain dari melakukan sulam alis atau sulam bibir secara permanen adalah iritasi dan pembengkakan.

Karenanya sebelum melakukan tindakan tersebut, pastikan salon atau klinik kecantikan yang dituju memang higienis dan memiliki keterampilan untuk melakukannya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X