Kompas.com - 06/03/2014, 10:00 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Di awal-awal pernikahan, seks pasti masih terasa menyenangkan dan hangat. Namun kehangatan seks ini seketika berubah saat si kecil hadir. Seks menjadi hal yang tidak lagi penting.

Menurut survei yang dilakukan oleh Kegel8, satu dari empat orangtua baru bahkan menyerah bercinta selamanya setelah anak sulung mereka lahir. Dengan kata lain, bagi beberapa pasangan, menjadi orangtua menjadi awal mula era kematian kehidupan seks mereka.

"Berhubungan seks untuk pertama kalinya setelah kelahiran anak ini menjadi percakapan dan aktivitas yang sulit bagi banyak pasangan," kata Jane Wake, ahli kebugaran.

Survei ini juga mengungkapkan alasan mengapa bagi orangtua baru, seks justru menjadi "pengganggu" di dalam kamar. Satu dari lima pria yang disurvei mengatakan bahwa mereka mengalami kesulitan untuk mengajak pasangannya bercinta setelah si kecil lahir. Begitu pula sebaliknya, 44 persen perempuan ternyata lebih gugup dari laki-laki saat ingin bercinta.

 "Seorang ayah mungkin tidak ingin membuat tekanan berat pada pasangannya setelah istrinya melahirkan. Sedangkan ibu baru mungkin merasa belum siap," katanya. 

Alasan lainnya adalah karena adanya ketakutan akan rasa nyeri saat bercinta (38 persen). Lebih dari sepertiga perempuan khawatir jika seks tak lagi menyenangkan seperti sebelumnya. Selain itu, setelah menjadi orangtua, pikiran Anda pasti tercurah sepenuhnya untuk si bayi, termasuk produksi ASI. Kondisi ini membuat seks berada di dalam urutan terakhir di pikiran orangtua.

"Jadi ada baiknya untuk berkomunikasi satu sama lain dan saling terbuka tentang kebutuhan, kekhawatiran dan juga kecemasan Anda," sarannya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Daily Mail
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.