Kompas.com - 02/04/2014, 15:15 WIB
Penulis Wardah Fajri
|
EditorWardah Fajri
KOMPAS.com — Anak-anak bisa membawa perubahan tanpa perlu mengubah dirinya menjadi orang lain. Hanya dengan menjadi dirinya, anak-anak juga bisa membuat orang lain termasuk orangtuanya mau mendengar bahkan mengubah pandangan atau perilaku.

Sebagai contoh, perilaku sederhana misal cuci tangan atau sikat gigi belum menjadi kebiasaan dalam sebuah keluarga. Namun, saat anak belajar mengubah perilaku, entah di sekolah atau belajar dari orang lain yang mengajaknya menjalani kebiasaan baik, anak kemudian akan mencontohkan perilaku tersebut di rumahnya. Anak-anak menjadi agen perubahan bagi keluarganya. Tanpa perlu banyak bicara, cukup mencontohkan, orangtua bisa ikut serta melakukan kebiasaan baik dan mengubah perilakunya.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengatakan ada empat hal yang membuat orangtua mau mendengarkan anak bahkan mengubah perilakunya karena melihat atau mencontoh anak-anak mereka.

1. Bentuk penghargaan
Orangtua mengubah perilakunya sesuai yang dicontohkan sebagai bentuk penghargaan terhadap anak. Vera mengatakan orangtua mau berubah sebagai bentuk menghargai keterampilan dan pengetahuan yang anak pelajari di sekolah atau di tempat lainnya.

2. Anak cepat belajar hal baru
Anak-anak bisa membawa pencerahan dengan berbagai hal baru yang dipelajarinya. Pasalnya, anak-anak cepat belajar hal baru, bahkan bisa jadi lebih cepat menyerap informasi baru dibandingkan orangtuanya. Itulah sebabnya orangtua pada akhirnya mau mendengarkan anak.

3. Anak tidak teoritis
Anak mencontohkan sesuatu dengan mempraktikkannya bukan sebatas teori. Hal inilah yang kemudian membuat orangtua mau mendengarkan bahkan mengikuti apa yang dipraktikkan anak.

4. Anak itu polos dan kreatif
Anak-anak selalu punya cara unik untuk mengajak orang lain berubah atau mengikuti apa yang dilakukannya. Ini terjadi berkat kepolosan dan kreativitas anak yang tinggi.

"Hanya dengan menjadi anak-anak, mereka bisa membuat orangtua mau mendengar dan berubah," kata Vera.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.