Kompas.com - 05/04/2014, 16:44 WIB
ilustrasi SHUTTERSTOCKilustrasi
Penulis Wardah Fajri
|
EditorWardah Fajri
KOMPAS.com – Cara pengasuhan yang orangtua terapkan terhadap Anda tidak selalu bisa diterapkan pada anak-anak Anda. Pengasuhan anak perlu dipikirkan bukan sekadar menjalani kebiasaan apalagi meneruskan pola lama orangtua Anda.

Psikolog, Anna Surti Ariani mengatakan parenting itu pilihan. Orangtua bisa memilih jalur mana pun, teknik apa pun. Namun, perlu dipahami bahwa dari setiap pilihan itu ada pengaruhnya terhadap seluruh anggota keluarga.

“Saat menentukan pilihan, pahami efeknya, bukan asal pilih bukan karena terbiasa. Meski cara yang orangtua pakai dulu beres-beres saja, bukan berarti bisa diterapkan pada zaman sekarang. Anak Anda bukan Anda lagi, bahkan ada tambahan dari pasangan,” kata Nina, sapaan akrabnya, dalam kelas parenting New Parent Academy di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pentingnya prioritas
Untuk membuat pilihan pengasuhan, kata Nina, orangtua perlu memiliki prioritas. Hal ini akan memengaruhi cara orangtua dalam mendidik anak.

Menurutnya, prioritas pengasuhan anak ini ditentukan oleh prioritas pasangan suami istri dalam menjalani pernikahan.

"Setiap pasangan menikah punya prioritas sendiri akan membawa pernikahan ke mana, membawa anak-anak ke arah mana. Prioritas ditentukan berdasarkan visi pernikahan," katanya.

Dengan memiliki prioritas pernikahan, orangtua bisa mengambil langkah terbaik untuk pengasuhan anak, bukan sekadar mengasuh melanjutkan cara lama, cara orang tua yang belum tentu tepat untuk Anda masa kini.




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X