Kompas.com - 07/04/2014, 19:20 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorSyafrina Syaaf

KOMPAS.com -- Isu mengenai ukuran alat vital pria dan performa di ranjang memang paling menarik untuk dibahas. Jika wanita sering kali tidak percaya diri dengan bentuk tubuh, maka pria tidak percaya diri akan ukuran penis mereka.

"Size does or doesn't matter, itu semuanya kembali lagi pada masing-masing pasangan, karena kalau diri sendiri dan pasangan merasa nyaman dengan ukuran Mr P maka tidak akan ada masalah," kata psikolog seksual, Zoya Amirin, saat konferensi pers Durex beberapa waktu silam.

Zoya menambahkan, ada beberapa masalah yang dialami oleh sejumlah pria mengenai ukuran alat vital mereka. Namun, satu yang paling mengganggu adalah kekhawatiran pria akan ukuran "aset" berharganya, apakah dapat membahagiakan pasangannya atau tidak.

Kondisi tersebut bisa jadi dikarenakan kebiasaan wanita, saat kurang puas pada kualitas bercinta pasangannya, langsung “menunduh” penyebabnya adalah ukuran penis pasangan. Parahnya, mereka kerap mendiskusikan hal ini kepada teman-temannya.

"Saat ada masalah, banyak orang yang mencari kambing hitam dari pasangannya. Salah satunya adalah ukuran penis pasangannya, lalu jadi membandingkannya dengan aktivitas seksual mereka," katanya.

Namun, ternyata bukan cuma perempuan saja yang berpikir bahwa ukuran penis adalah segalanya. Terkadang, pemikiran tersebut justru berasal dari kaum pria sendiri. Seperti yang diungkapkan oleh seorang aktor, Oka Antara, yang mengatakan bahwa sebenarnya berpengaruh atau tidaknya ukuran penis terhadap aktivitas bercinta tergantung pada kepercayaan diri masing-masing individu.

"Buat pria, ukuran penis sebenarnya sangat berpengaruh. Namun, ini balik lagi pada kepercayaan diri yang dimiliki. Ada pria yang seumur hidup merasa insecure dengan ukuran alat kelaminnya dan ada juga yang merasa terintimidasi oleh lingkungan sekitarnya karena adanya tuntutan untuk memiliki ukuran penis yang besar," kata Oka.

Tak bisa dimungkiri bahwa pria sering kali khawatir berlebihan terhadap ukuran penis mereka. Bahkan, tak sedikit yang berpikir bahwa kebanyakan wanita lebih suka pria dengan ukuran alat kelamin yang besar, padahal sebenarnya tidak juga. "Ada juga yang tidak terlalu peduli ukuran karena yang penting bisa memuaskan. Buat apa ukurannya besar, tapi tidak memuaskan," ujar Zoya.

Intimidasi lingkungan juga menjadi sumber rasa minder yang dirasakan oleh pria. Selain anggapan yang mengaitkan ukuran penis dan kemampuan bercinta, para pria juga sering saling membangga-banggakan “milik” mereka sendiri. Akhirnya mereka percaya bahwa ukuran yang besar membuat membangkitkan rasa percaya diri.

Lebih lanjut, Zoya dan Oka sama-sama setuju bahwa tidak selamanya ukuran penis mencerminkan kualitas bercinta. Selama saling merasa nyaman dan saling menerima pasangan apa adanya, maka seks bisa menjadi kegiatan yang saling mendebarkan serta membahagiakan mereka.

"Jika antarpasangan bisa saling menerima kondisi pasangannya, dan mereka berdua juga sudah terkoneksi satu sama lain, maka mereka akan merasa nyaman dengan kondisi masing-masing. Akhirnya, ukuran Mr P tidak akan jadi masalah," ujar Zoya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.