Kompas.com - 14/06/2014, 23:02 WIB
Koleksi terbaru Corelle. DOK. CORELLEKoleksi terbaru Corelle.
Penulis Wardah Fajri
|
EditorWardah Fajri
KOMPAS.com - Corelle, peranti makan dari World Kitchen asal Amerika Serikat ini, punya pelanggan setia di Indonesia. Mereka adalah kolektor dan ibu rumah tangga. Setiap kali Corelle merilis desain terbaru, penggemar setia inilah yang menantinya. Mereka tak ingin ketinggalan mengoleksi piring bermotif bunga yang banyak digemari di Asia juga Indonesia.

"Corelle sudah ada di Indonesia sejak 1984. Kebanyakan orang Indonesia menyukai piring motif bunga, sama seperti negara lain di Asia misalnya Malaysia, Singapura, Korea namun di Korea ada motif untuk anak-anak. Berbeda dengan Amerika yang lebih suka motif minimalis seperti garis," kata Christlyn Wongso, Vice Managing Director Permata Sakti Prasada selaku distributor utama World Kitchen di Indonesia, kepada Kompas Female di Jakarta.

Untuk menambah koleksi, piring Corelle kini hadir dengan desain/motif baru, Brushstroke Roses dan Daisy Field. Pemilihan dua desain ini dilatari hasil studi.

Studi menyebutkan, persepsi rasa dipengaruhi warna—tidak terkecuali dalam urusan makan. Studi juga menyimpulkan bahwa orang belajar dan menjadi akrab dengan kombinasi spesifik warna dan makanan, termasuk warna pada peranti makan yang digunakan. Warna cerah seperti merah, oranye, dan kuning dapat meningkatkan keinginan seseorang untuk makan.

Koleksi piring Daisy Field yang menonjolkan kehangatan menonjolkan warna kuning cerah, warna bunga aster yang memberikan suasana tenang dan menambah keanggunan di setiap momen berbagi di keluarga.

Sedangkan Brushstroke Roses, dengan latar belakang merah, menghadirkan suasana romantis dan indah di perjamuan malam pribadi dengan pasangan atau berkumpul bersama keluarga. Sapuan warna cat air yang lembut pada setiap kelopak mawarnya menggambarkan kesan anggun yang akan menemani setiap percakapan penuh keakraban. Lebih dari itu, polesan warna merah dan kelabu memunculkan sisi elegan pada tiap kesempatan bersantap.

Menandai kehadiran dua desain terbaru di Indonesia, Corelle merayakannya dengan mengadakan Corelle Domino Effect di Gandaria City Jakarta. Lebih dari 5.000 piring Corelle motif lawas dibentuk dengan konfigurasi domino. Piring kemudian dijatuhkan. Kegiatan yang mendapatkan rekor MURI kategori Konfigurasi Domino Piring Terbanyak Pertama di Indonesia ini punya sejumlah tujuan.

Christlyn mengatakan, selain untuk menunjukkan daya tahan piring yang tak mudah pecah, tidak mudah tergores dan retak, domino piring sekaligus juga ingin mengenalkan kembali merek Corelle kepada masyarakat.

"Kami ingin memperkenalkan kembali piring Corelle. Kebanyakan orang anggap piring ini keramik biasa padahal beda, bukan keramik. Piring Corelle terbuat dari tiga lapis gelas. Selain itu keramik berpori sementara piring ini tidak karenanya dapat menolak bakteri, noda dan bau, mudah dicuci," katanya.

Masih menjadi bagian perayaan hadirnya koleksi terbaru, Corelle memberikan diskon 20 persen untuk pembelian piring motif baru ini. Penawaran ini berlaku hingga 31 Juli 2014 di berbagai department store yang menyediakan produk ini.

Sementara, piring yang digunakan dalam domino juga ditawarkan dengan harga khusus, diskon 20-50 persen tergantung ukuran dan motifnya.

"Diskon untuk piring yang digunakan pada domino berlaku sampai Minggu, 15 Juni 2014, di bazaar di Gandaria City. Pembeli juga bisa mendapatkan sertifikat bahwa piring tersebut disertakan dalam pencapaian rekor MURI," tuturnya.

Di area bazaar Gandaria City, juga tersedia ragam motif piring Corelle dengan harga khusus. Anda bisa berburu motif lama meski bukan barang langka di area bazaar ini dengan diskon 20-60 persen.

"Banyak yang mencari motif lama karena long lasting. Ada motif yang paling favorit Elegan City namun tidak didiskon," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X