7 Manfaat Menguasai Bahasa Asing bagi Otak

Kompas.com - 17/06/2014, 15:35 WIB
shutterstock
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com — Menguasai bahasa asing kini sudah menjadi keharusan jika kita ingin bersaing di dunia kerja dan pendidikan. Mahir berbahasa asing juga sangat membantu hobi berwisata ke mancanegara.

Namun selain alasan-alasan tersebut, beberapa penelitian menunjukkan bahwa berbicara lebih dari satu bahasa sebenarnya menyehatkan, terutama untuk bagian otak. Ketahui apa saja manfaatnya.

1. Kelenturan kognitif
Orang dewasa yang bisa berbicara dua bahasa sejak masih anak-anak diketahui memiliki fleksibilitas kognitif yang lebih baik. Ini berarti, mereka lebih mampu beradaptasi di lingkungan baru atau yang tak terduga.

2. Otak lebih tajam
Manfaat ini juga dirasakan oleh mereka yang belajar bahasa asing pada usia dewasa. Mereka yang menguasai dua atau lebih bahasa asing memiliki kemampuan yang lebih baik dalam membaca dan juga kecerdasan.

3. Melihat kata secara berbeda
Orang yang menguasai dua bahasa akan memproses beberapa kata dengan lebih cepat, terutama dua kata yang punya arti sama dalam dua bahasa itu.

4. Menunda penyakit Alzheimer
Walau tidak membuat kita imun terhadap penyakit Alzheimer, tetapi orang yang bilingual ternyata penyakitnya lebih lama muncul dibanding orang yang bicara satu bahasa.

5. Kemampuan memecahkan masalah
Anak-anak yang menguasai dua bahasa juga memiliki hasil tes memecahkan masalah yang lebih baik. Dalam studi yang melibatkan 121 anak ini, mereka diminta mengerjakan pengulangan angka, soal matematika, serta membuat pola balok berwarna.

6. Otak lebih cepat saat berpindah
Anak-anak yang mempelajari lebih dari satu bahasa ternyata lebih cepat mengganti atau beralih perhatiannya saat tugas-tugas diberikan.

7. Pengambil keputusan yang baik
Orang yang berpikir dalam bahasa lain ternyata cenderung membuat keputusan yang rasional. Orang yang melakukan proses berpikir dalam bahasa lain juga tidak terlalu menggunakan emosi saat membuat keputusan.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mengatasi Mimisan dengan Tepat dan Cepat

Cara Mengatasi Mimisan dengan Tepat dan Cepat

Eat Good
Mengapa Kita Dianjurkan Makan Pisang Saat Diare?

Mengapa Kita Dianjurkan Makan Pisang Saat Diare?

Eat Good
Masker Wajah dari Akar Sayuran, Mau Coba?

Masker Wajah dari Akar Sayuran, Mau Coba?

Feel Good
Membedakan Gejala Pilek, Flu dan Covid-19

Membedakan Gejala Pilek, Flu dan Covid-19

Feel Good
4 Jenis Kesadaran Orang dalam Pemakaian Masker

4 Jenis Kesadaran Orang dalam Pemakaian Masker

Feel Good
Bisakah Kacamata Mencegah Infeksi Virus Corona?

Bisakah Kacamata Mencegah Infeksi Virus Corona?

Feel Good
Ada Aturan Baru Menhub, Kelengkapan Sepedamu Sudah Komplet?

Ada Aturan Baru Menhub, Kelengkapan Sepedamu Sudah Komplet?

Look Good
Masker 'Scuba' Hanya Beri Keamanan Semu

Masker "Scuba" Hanya Beri Keamanan Semu

Feel Good
Susul Ronaldo, Messi Kini Berstatus Triliuner

Susul Ronaldo, Messi Kini Berstatus Triliuner

Feel Good
Nike Lapisi Air Force 1 High dengan Bahan Gore-Tex

Nike Lapisi Air Force 1 High dengan Bahan Gore-Tex

Look Good
Mahkota Mendiang Rapper The Notorious B.I.G Terjual Hampir Rp 9 Miliar

Mahkota Mendiang Rapper The Notorious B.I.G Terjual Hampir Rp 9 Miliar

Look Good
Vans Buka Butik Instagrammable, Seperti Apa?

Vans Buka Butik Instagrammable, Seperti Apa?

Look Good
Masker Wajah Tiga Lapis dari MUJI, Bisa Dipakai Kembali

Masker Wajah Tiga Lapis dari MUJI, Bisa Dipakai Kembali

Look Good
Pandemi, Penjualan Produk Fesyen Tetap Tinggi

Pandemi, Penjualan Produk Fesyen Tetap Tinggi

Look Good
8 Tanda Melemahnya Kekebalan Tubuh yang Tak Disadari

8 Tanda Melemahnya Kekebalan Tubuh yang Tak Disadari

Feel Good
komentar di artikel lainnya
Close Ads X