Kompas.com - 24/07/2014, 15:54 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com – Tanpa disadari mungkin Anda menghabiskan banyak waktu di sebuah ruangan ber-AC seperti di kantor, mobil, pusat perbelanjaan, atau mungkin di kamar tidur. Walau mungkin merasakan nyaman,  sebenarnya terlalu sering berada di ruangan ber-AC ada dampak buruknya.

Paparan dingin dari AC dalam jangka panjang bisa memicu kerusakan kulit dan rambut. Hal ini terjadi karena AC menyerap kelembaban dalam ruangan.

“Pendingin udara juga menarik kelembaban dari kulit sehingga menyebabkan kulit kering. Jika tidak dilindungi dengan pelembab, dengan mudah akan merusak kulit. Kekeringan terus-menerus dapat mempengaruhi lapisan kulit paling dalam,” kata spesialis kulit dan kecantikan, Dr. Rajan TD, seperti dikutip Times of India.

Efek jangka panjang pendingin udara, bila kita tidak menjaga kesehatan kulit:

- Ketika kulit mengalami kekeringan, akan mudah muncul gatal. Penyejuk udara juga memperburuk kelainan kulit yang diderita seseorang.

- Hilangnya air dan kekurangan air pengganti dari jaringan kulit dapat menyebabkan kulit mengelupas, kering, dan pecah-pecah.
    
- Air sangat penting untuk menjaga aliran darah. Air juga berguna untuk mempertahankan elastisitas kulit. Ketika kelembaban ruangan hilang, kulit bisa layu. Kulit menjadi layu, dan efeknya terjadi penuaan dini.

- Mereka yang sering melakukan kegiatan luar ruangan kemudian masuk ke sebuah ruangan ber-AC, tanpa pelindung pada kulit bisa memicu kerusakan kulit yang cukup serius karena perubahan suhu yang ekstrim.

- Efeknya akan semakin buruk bila ditambah dengan paparan tinggi polusi, perubahan cuaca yang ekstrim, diet yang buruk, dan gaya hidup tidak sehat lainnya.

Nah, untuk menjaga kesehatan dan keindahan kulit Anda, cobalah tips yang berikut ini.

- Karena mungkin sulit untuk mematikan AC di kantor, cobalah untuk tidak menggunakan AC ketika di rumah. Minimalkan penggunaan AC.
    
- Batasi penggunaan sabun untuk daerah kulit yang rentan kering. Dr. Kshama Vibhakar, konsultan dermatologis menyarankan, “Gunakan lotion untuk melembabkan kulit, bukan krim. Oleskan pada leher, muka, siku, dan lutut. Lotion berbasis air akan lebih melembabkan.”

- Gunakan krim setelah lotion, untuk membantu menjaga kelembaban kulit.

- Minum banyak air untuk menjaga kulit tetap lembab, meskipun berada di ruangan berpendingin. Jangan menunggu sampai merasa haus, karena air mudah diserap oleh tubuh. Karena itu tidak boleh lupa minum untuk menjaga kelembaban kulit.
    
- Tempatkan semangkuk air ketika Anda berada dalam ruangan ber-AC. Karena AC menarik kelembaban dari ruangan, menempatkan semangkuk air adalah cara sederhana untuk mengurangi efek kulit kering saat di ruangan ber-AC.

Bila kita rajin merawat dan menjaga kelembaban kulit, maka akan terhindari dari efek penuaan dini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.