Sebagai Orangtua yang Tinggal di Ibu Kota, Wulan Guritno Bingung

Kompas.com - 28/09/2014, 12:22 WIB
Wulan Guritno (kiri) dan Shaloom Razade Syach KOMPAS.com/ICHSAN SUHENDRAWulan Guritno (kiri) dan Shaloom Razade Syach
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com — Memiliki tiga orang anak ditambah dengan kesibukan yang padat menuntut Wulan Guritno untuk lebih cerdas membagi dan menyeimbangi waktu dengan keluarga.

Bagi Wulan, kualitas waktu keluarga sangat penting sampai-sampai tak boleh diganggu dengan yang lainnya. Dalam acara peluncuran brand pakaian asal Perancis, The Kooples, di Galeries Lafayette, Pacific Place, Jakarta Selatan, Wulan berbagi tips untuk memaksimalkan kualitas waktu bersama-sama keluarga tercintanya.

"Kalau dulu saya kerja Senin sampai Minggu, sekarang saya kerja Senin sampai Jumat saja, kecuali kalau benar-benar urgent, baru saya tetap kerja di hari Sabtu dan Minggu. Waktu weekend itu betul-betul untuk quality time bersama keluarga," ujarnya.

Selain menyediakan waktu untuk keluarga, Wulan juga menerapkan aturan “istimewa” lainnya, yakni gadget tidak boleh mengganggu waktu berkualitas dengan keluarga. Salah satu cara untuk merealisasikannya adalah Wulan meminta anak pertamanya, Shaloom, yang sudah beranjak remaja untuk menggunakan gadget di dalam kamarnya saja.

"Adik-adiknya kan masih kecil-kecil, jadi senang banget cari perhatian ibu dan kakaknya. Jadi, ya kalau Shaloom mau main gadget hanya bisa di kamar," imbuhnya.

Aktivitas yang sering dilakukan oleh Wulan saat menghabiskan waktu bersama keluarganya adalah jalan-jalan ke mal atau bersantai di rumah dengan berenang atau menonton DVD.

Wulan mengakui, terbatasnya ruang publik untuk keluarga di Ibu Kota lumayan menyulitkan dirinya dan ketiga anaknya, yaitu Shaloom, London, dan Jeremiah, untuk beraktivitas. Akhirnya, mal selalu jadi pilihan.

Hal lain yang sangat membantu dalam memfasilitasi anak-anaknya untuk tempat bermain adalah undangan ulang tahun anak dari teman-temannya. "Kalau enggak ada itu, saya bingung jadi orangtua di metropolitan, kegiatannya ya itu lagi, itu lagi. Jadi, kalau ada event seperti tea time, pesta kebun, lomba binatang, atau ajang lari keluarga yang berbeda gitu, saya usahkan datang, karena refreshing juga buat anak-anak," terangnya.

Ketika ditanya apakah ada minat untuk menambah momongan, Wulan yang saat ini berusia 32 tahun menjawab dengan santai. "Aku kan masih 32, kata orang batas maksimal 35 ya? Jadi masih sisa 3 tahun lagi. I can still have one more. Ya, aku pikirin tahun depan. Kalau masih bisa ya udah, kalau enggak, ya enggak apa-apa."



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X