Kompas.com - 26/02/2015, 17:00 WIB
Florence dan Gleny resmi menjadi pasangan kembar identik tertua di dunia REDBOOKMAG.COMFlorence dan Gleny resmi menjadi pasangan kembar identik tertua di dunia
|
Editor Syafrina Syaaf


KOMPAS.com –
Setelah resmi menginjak usia ke 103 tahun, pasangan nenek kembar asal Inggris, Florence Davies dan Glenys Thomas, resmi memecahkan rekor sebagai kembar identik tertua di dunia.

Anak kembar identik, meskipun memiliki kemiripan fisik yang nyaris sama, sebagian besar tumbuh dengan minat yang tidak sama. Alhasil, ketika menginjak usia remaja, tak sedikit anak kembar identik menjalani kehidupan yang sama sekali berbeda. Namun, kondisi ini tidak terjadi paad Florence dan Glenys.

Pasalnya, seperti dikutip Daily Mail, Florence dan Glenys selalu bersama semenjak lahir hingga salah satu dari mereka menikah untuk kemudian membangun rumah tangga.

“Saat menikah dan meninggalkan rumah orangtua, mereka hidup saling merindukan kehadiran satu sama lain,” ujar Gwenda Stacey, putri dari Gleny.

Sekarang, pasangan kembar identik ini telah memiliki lima anak, 12 cucu, dan 19 cicit. Beberapa tahun belakangan ini, Gleny dan Florence hidup bersama di sebuah panti jompo dengan fasilitas lengkap dan berkualitas nomor satu di Inggris.

Keduanya mengaku sangat menikmati hidup di panti tersebut karena lebih tenang dan dikeliling oleh teman-teman seusia. Lalu, mereka mengatakan bahwa meskipun tidur di kamar terpisah, tetapi perasaan saling dekat dan memiliki membuat mereka lebih optimis dalam menjalani kehidupan yang lebih hangat dan sehat.



Sumber Redbook
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X