Jangan Berlebihan, Berapa Banyak Seharusnya Konsumsi Air?

Kompas.com - 09/03/2015, 08:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna


DEPOK, KOMPAS.com – Banyak minum air putih selama ini dipercaya oleh masyarakat dapat menjaga ginjal tetap sehat. Namun, asupan cairan yang sebagian besar berasal dari minum air pun ada batasnya. Terlalu banyak minum air putih juga bisa membahayakan kesehatan.

Lalu, berapa banyak seharusnya konsumsi air? Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Parlindungan Siregar mengatakan, dalam aktivitas normal atau tanpa olahraga asupan cairan yang dianjurkan dalam satu hari yaitu sebanyak 2 liter.

“Asupan air 2 liter per hari untuk menghindari kekurangan dan kelebihan cairan tubuh,” ujar Parlindungan di Gedung Balai Sidang UI, Depok, Jawa Barat, Sabtu (7/2/2015).

Namun, untuk usia lanjut saat melakukan aktivitas normal, asupan cairan yang dianjurkan lebih sedikit, yakni minimal 1 liter per hari dan maksimal 1,5 liter per hari. Sebab, fungsi ginjal orang tua di atas usia 65 tahun telah menurun.

Saat olahraga, asupan cairan pun tidak boleh berlebihan maupun kekurangan. Asupan cairan sebaiknya disesuaikan dengan tingkat aktivitas fisik atau olahraga tersebut. Menurut Parlindungan, peningkatan aktivitas mulai dari yang ringan hingga berat dapat mengeluarkan cairan dari tubuh sebanyak 5 liter.

“Dianjurkan mengasup air seperlunya saja, tidak dianjurkan berlebihan,” katanya.

Sementara itu, untuk seseorang yang memiliki penyakit batu saluran kemih, konsumsi air yang dianjurkan mencapai 3 liter per hari.

Jika memiliki fungsi ginjal yang telah menurun, khususnya penyakit ginjal kronik stadium 4, konsumsi air yang dianjurkan maksimal setara dengan volume cairan yang dikeluarkan melalui urin salam satu hari atau 24 jam.

Parlindungan menjelaskan, dalam keadaan istirahat atau tidak melakukan aktivitas, volume cairan yang keluar dari tubuh, yaitu mencapai 1,6 liter. Cairan dikeluarkan dari urin 500 mililiter (ml), dari kulit atau keringat 500 ml, saluran napas 400 ml, dan feses 200 ml.

Asupan cairan pun harus mengimbangi cairan yang keluar. Cairan bisa berasal dari air minum dan makanan. Asupan air tidak boleh berlebihan karena dalam keadaan normal, ginjal normal hanya mampu mengeluarkan  400-600 ml air per jam.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X