Kompas.com - 14/03/2015, 22:00 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorAlvin Dwipayana


KOMPAS.com -
Sebuah survey baru saja membuktikan bahwa gadget dapat menjadi penghadang bagi para pasangan untuk melakukan hubungan intim.

 Lewat sebuah wawancara mendalam dengan para pasangan yang berasal dari Inggris, dinyatakan bahwa 40 persen nara sumber mengesampingkan seks, hanya demi panggilan telepon, mengirim pesan, atau melihat situs pada perangkat gadget-nya. Beberapa responden survey juga mengatakan kadang harus bercinta kilat agar dapat membalas pesan yang menumpuk pada gadget mereka, dan 33 persen responden bahkan mengakui dapat menjawab panggilan telepon saat bercinta.

Dr Mark McCormack, peneliti yang melakukan wawancara mendalam dengan 15 pasangan ini mengatakan bahwa membawa telepon genggam dan lapotop ke dalam kamar tidur, dapat sangat serius berpotensi merusak hubungan. Penelitiannya yang disponsori oleh Durex ini juga mengungkapkan 25 persen dari pasangan ternyata merekam diri mereka sendiri saat bercinta, dan 40 persen mengatakan mereka mengirim foto seksi mereka melalui gadget yang digunakan pada pasangannya. 

Susie Lee, dari aplikasi kencan Siren memperingatkan bahwa gadget tak akan pernah dapat menggantikan sebuah interaksi yang diciptakan manusia. "Chemistry  atau hubungan emosional yang sesungguhnya itu, datang dari sebuah keintiman.  Jadi meskipun kita semua membutuhkan yang namanya teknologi, hal tersebut dapat berpotensi mengubah hidup siapapun.

Dapat diakui, Anda dapat terhubung lagi dengan teman lama, berinteraksi dengan orang baru atau bahkan dapat menemukan hubungan dengan kelompok yang lebih besar lewat aktivitas dari sebuah gadget," ujar Lee. Namun demikian ia mengatakan bahwa kita sebagai manusia baiknya mengetahui waktu dan tempat saat menggunakan perangkat gadget agar  dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. " Batasi pemakaian smartphone, tablet atau laptop saat berada di kamar tidur. Anda dan pasangan benar-benar perlu belajar bagaimana berkonsentrasi dan fokus satu sama lain."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Dailymail
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.