Kompas.com - 10/04/2015, 18:56 WIB
Ollie adalah pendiri nulisbuku.com, sebuah online self-publishing print pertama di Indonesia yang telah merangsang 100.000 penulis baru di seluruh Indonesia. Ollie adalah pendiri nulisbuku.com, sebuah online self-publishing print pertama di Indonesia yang telah merangsang 100.000 penulis baru di seluruh Indonesia.
|
EditorLatief

KOMPAS.com – Dulu, Aulia Halimatussadiah atau lebih dikenal dengan Ollie Salsabeela selalu berpindah-pindah kerja. Bakat dan minatnya sebagai enterpreneur, membuatnya memutuskan untuk mendirikan usahanya sendiri.

Ia bercerita, dirinya pernah menjadi web developer di perusahaan telekomunikasi informatika (TI) ternama. Setelah dua tahun, Ollie memutuskan untuk mendirikan bisnisnya kutukutubuku.com dan nulisbuku.com, sebuah online self-publishing print pertama di Indonesia yang telah merangsang 100.000 penulis baru di seluruh Indonesia.

Lewat nulisbuku.com, Ollie berharap bisa membantu mewujudkan impian orang-orang Indonesia yang ingin menjadi penulis untuk menerbitkan buku.

Keinginannya untuk berkontribusi lebih pada dunia techopreneurship membawanya pada sebuah sekolah di Bekasi bernama SMK Itaco. Di sini, Ollie pun tak segan membagi ilmunya pada para siswa jurusan Teknik Komputer Jaringan tersebut. Dengan ilmu technopreneurship yang dimilikinya, Ollie berharap para siswa juga bisa mandiri untuk menjadi wirausaha sejak dini.

Untuk mewujudkannya, SMK Itaco pun mendirikan website Siswa Wirausaha yang dibuat khusus oleh para siswa sebagai sarana mereka menyediakan berbagai jenis jasa yang tak hanya mencakup lingkup telekomunikasi informatika, misalnya jasa pembuatan situs, namun juga berbagai bidang usaha lainnya. Mereka juga terbuka pada semua pihak yang ingin menjadi volunteer untuk mengajarkan lebih banyak ilmu lagi demi mengembangkan wirausahanya tersebut.

Jiwa wirausaha yang diajarkan Ollie itu ternyata memiliki tujuan khusus, yakni untuk membiayai sekolah dan juga para siswa yang belajar di sekolah swasta ini. Para siswa dirangsang untuk termotivasi bisa hidup mandiri sehingga tak terlalu membebani orang tuanya secara finansial.

Untuk tetap mengedepankan pentingnya pendidikan, SMK Itaco pun dibangun sebagai sarana pendidikan untuk mereka yang kekurangan secara finansial. Mayoritas pekerjaan orang tua siswa di sekolah ini mulai tukang ojek, supir angkot, hingga pekerja di sektor informal lainnya dengan pendapatan kurang dari Rp1.000.000/bulan, bahkan jauh lebih sedikit dari itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini, sekolah dengan jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) itu menggantungkan pembiayaan dari orang tua asuh, donatur, dan aktivitas wirausaha yang dilakukan. Ollie juga tak berhenti menyalurkan semangatnya untuk berbagi dan menjadi teladan dengan tekad bisa terus membantu memberikan pendidikan kejuruan gratis bagi remaja pra-sejahtera. Dengan begitu, ia ikut mendukung lahirnya generasi muda terampil di bidang TI dan Teknik Komputer Jaringan yang berwawasan kreatif dan kewirausahaan.

Menjadi Inspirasi

Tentu saja, sosok Ollie yang muda, cerdas dan berprestasi ini bisa menjadi inspirasi karena ia memiliki komitmen dan dedikasi kuat untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan. Untuk itu, tidak jarang Ollie memanfaatkan jasa transportasi umum taxi untuk mencapai tempat-tempat yang harus dihadirinya sebagai pembicara. Semua itu dia lakukan guna mewujudkan impiannya mengenalkan semangat berwirausaha dan teknologi kepada orang banyak.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.