Berpacaran dengan Rekan Kerja, Perhatikan Hal Ini

Kompas.com - 24/04/2015, 08:00 WIB
Shutterstock /Ilustrasi

KOMPAS.com - Sering berinteraksi dan bekerja bersama setiap hari terkadang membuat benih-benih cinta tumbuh di antara Anda dan rekan kerja, yang berujung pada jalinan asmara. Namun, tidak mudah menjalin hubungan percintaan dengan rekan kerja. Apa saja yang sebenarnya harus diperhatikan?

Pertama, mungkin awalnya Anda dan dia ingin merahasiakan hubungan dari rekan kerja lainnya. Namun, rumor, kabar, hingga gosip seiring waktu akan muncul dan merebak. Sebuah survei menunjukkan bahwa takut akan gosip menjadi hambatan banyak hubungan. Namun, 66 persen responden mengaku ketika sudah ketahuan, mereka tidak akan merahasiakan hubungan yang dijalin dengan rekan kerja.

"Ketika pertanyaan muncul, jawab saja dengan sederhana. Batasi rincian informasi yang diberikan. Lagipula rekan kerja sebenarnya tidak ingin mengetahui banyak. Misalnya, Anda bisa memberitahu mereka saat acara kantor, dengan informasi yang disaring dan tanpa drama yang tidak perlu," ungkap Stephanie Losee, penulis buku Office Mate.

Kedua, Anda mungkin ragu perlukah menginformasikan hubungan Anda kepada atasan. Sebaiknya memang perlu diinformasikan secara langsung. Sebab, pada akhirnya atasan juga pasti akan mengetahui. Selain itu, akan lebih baik apabila atasan mendengarnya langsung dari Anda sendiri.

"Ada baiknya selain memberitahu orangtua, Anda juga memberitahu atasan. Katakan saja dengan sederhana bahwa Anda ingin terbuka tentang hubungan Anda. Tekankan juga bahwa pekerjaan Anda tidak akan terpengaruh dengan hubungan yang Anda jalani. Datang saja sendiri, jangan berdua," kata Losee.

Ketiga, karena Anda menjalin asmara dengan rekan kerja, jangan hanya hiasi hubungan Anda dengan hal yang menyangkut pekerjaan. Cobalah sesekali melepaskan diri bersama pasangan dari pekerjaan dan lakukan hal-hal yang menyenangkan bagi Anda berdua di luar kantor.

"Berikan waktu hanya 10 menit untuk membicarakan pekerjaan. Untuk menumbuhkan kedekatan, Anda harus berbagi pengalaman di luar kubikel kantor. Lakukan kegiatan yang membuat Anda berdua saling mengobrol, misalnya menonton bioskop atau liburan bersama," jelas Leil Lowndes, penulis buku How to Talk to Anyone.

Keempat, hubungan percintaan apapun memiliki risiko kandas, termasuk juga hubungan asmara dengan rekan kerja. Apabila hubungan Anda dan dia terpaksa harus berakhir, bisa saja rekan kerja malah membela pasangan Anda. Nah, apa yang harus Anda lakukan bila kondisi ini terjadi?

"Simpan argumen sampai jam kerja selesai. Jangan pernah merusak properti kantor bila bertengkar. Jika pertengkaran di kantor tidak besar, tentu rekan kerja tidak akan mengetahuinya. Mereka pasti berpikir Anda hanya bertikai kecil yang memang wajar terjadi," sebut Emma Taylor, pengarang buku Buh Bye: The Ultimate Guide to Dumping and Getting Dumped.


Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Editor Syafrina Syaaf
Sumber
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X