Kompas.com - 07/05/2015, 19:32 WIB
Acara GrabTaxi di Hotel Atlet Century, Jakarta (7/5/2015), menghadirkan pelatih seni bela diri Yuri Amadin, yang berbagi mengenai tip pertahanan diri bagi kaum wanita. SILVITA AGMASARI/ KOMPAS.COMAcara GrabTaxi di Hotel Atlet Century, Jakarta (7/5/2015), menghadirkan pelatih seni bela diri Yuri Amadin, yang berbagi mengenai tip pertahanan diri bagi kaum wanita.
|
EditorAlvin Dwipayana
KOMPAS.com - Penting bagi seorang wanita untuk dapat melindungi dirinya sendiri dari tindak kejahatan. Apalagi bagi para wanita karier yang memiliki risiko tinggi saat berada di luar rumah. 

Dalam acara peluncuran promo bulan Mei dan pemberian donasi amal oleh GrabTaxi di Hotel Atlet Century, Jakarta (7/5/2015), hadir seorang seniman sekaligus pelatih seni bela diri Yuri Amadin, yang berbagi mengenai tip pertahanan diri bagi kaum wanita. 

Yuri yang saat ini juga memegang sabuk cokelat dari olahraga martial art asal Brasiljiu jitsu, mengungkapkan ada beberapa hal penting yang baiknya diperhatikan wanita agar dapat mengurangi resiko dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Yang menurut Yuri merupakan hal terpenting adalah meningkatkan rasa mawas diri. "Kebanyakan dari kita, kaum wanita modern yang tinggal di perkotaan lebih fokus pada smartphone yang dipegangnya serta asyik dengan media sosial. Keadaan seperti ini potensi menimbulkan risiko dan tindak kejahatan yang lebih besar," ujar Yuri.
Ia menyarankan agar saat kita berada di tempat umum, khususnya di dalam transportasi kendaraan umum, jangan pernah lengah sedikitpun, apalagi sibuk dengan gadget-nya sendiri.


Hal kedua yang penting untuk diperhatikan jika sampai terjadi penyerangan, adalah mengenali target penyerangan. Perhatikan betul bagian tubuh dari pelaku yang dapat diserang balik.

Saran Yuri, konsentrasilah untuk menyerang bagian tubuh yang paling vital, seperti mata, tenggorokan, dan juga bagian belakang lutut. Namun demikian, Yuri mengingatkan bahwa teknik bela diri tidak dapat dipelajari secara instan. "Semua tergantung dari delivery system. Menentukan target atau objek penyerangan, serta teknik bela diri lainnya harus dipelajari dengan latihan rutin," ujar Yuri.

Ia sendiri merekomendasikan bagi para wanita untuk meluangkan waktu guna mengikuti kelas latihan bela diri.  Minimal waktu yang dibutuhkan adalah delapan jam saat latihan awal, yang kemudian dibagi menjadi dua hari agar tidak terlalu terforsir. Hal ini berguna untuk meningkatkan rasa mawas diri wanita dari tindak kejahatan yang belakangan bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X