Kompas.com - 24/06/2015, 16:15 WIB
Ilustrasi GRAHAMLAWFIRM.COIlustrasi
|
EditorAlvin Dwipayana

KOMPAS.com - Proses perceraian seringkali dikeluhkan karena melelahkan, membutuhkan curahan waktu dan tenaga, dan termasuk pula menguras biaya dan prosesnya cukup lama. Namun, ada kebijakan baru di Inggris yang membuat segala pandangan tentang perceraian tersebut berubah. Dengan demikian, proses perceraian dapat diselesaikan dengan waktu sangat singkat.

Kebijakan tersebut memungkinkan proses perceraian dilakukan hanya dalam waktu satu hari atau maksimal 48 jam atau dua hari. Kebijakan untuk memangkas waktu perceraian ini dinilai cukup drastis, sebab sebelumnya butuh waktu 33 minggu atau sekitar delapan bulan untuk mengurus proses perceraian.

Di bawah sistem baru ini, pusat perceraian regional akan menangani proses perceraian yang tidak ditentang mulai bulan depan. Akan tetapi, pasangan suami istri yang mengajukan permohonan cerai harus memenuhi setidaknya satu kriteria perceraian, seperti perselingkuhan, perilaku yang tidak dapat diterima alasannya, desersi, dan telah berpisah setidaknya dua tahun atau lebih.

Dalam sistem kepengurusan perceraian yang baru ini, pasangan suami istri tidak perlu mengajukan dokumen tertulis kepada sistem pengadilan. Sebaliknya, pasangan suami istri hanya diminta mengajukan perceraian pada satu dari 11 lokasi dimana pakar pengurus perceraian junior atau junior divorce specialist akan memeriksa rincian dan mengabulkan permohonan perceraian dalam waktu singkat.

Kebijakan baru ini tentu saja mengundang pro dan kontra. Ada pihak yang menyatakan bahwa kebijakan perceraian yang dapat diurus kilat ini akan menciptakan erosi pada institusi pernikahan. Namun demikian, ada pula pihak yang menyatakan bahwa dengan diterbitkannya kebijakan baru ini, maka proses perceraian akan semakin mudah, tidak berbelit-belit, dan tidak berlarut-larut.

Meskipun begitu, sebenarnya perceraian adalah jalan akhir apabila permasalahan antara suami dan istri sudah tidak dapat dipecahkan lagi. Sebaiknya, jangan jadikan perceraian sebagai satu-satunya cara penyelesaian masalah. Sebab, perceraian tidak hanya akan berdampak kepada suami maupun istri, namun juga buah hati.


Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber Glamour
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X