Kompas.com - 13/07/2015, 09:09 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorAlvin Dwipayana

KOMPAS.com - Setiap wanita tentu ingin tampil menawan dengan kulit yang indah. Akan tetapi, terkadang kulit yang indah seringkali sulit terwujud lantaran timbulnya jerawat pada waktu-waktu tertentu. Faktor pemicu yang menyebabkan jerawat muncul juga beragam. Berikut adalah lima faktor pemicu timbulnya jerawat yang sering dialami oleh wanita dilansir dari situs stylecaster.

1. Terlalu sering mencoba produk baru

Untuk merawat kulit sekaligus mempercantik penampilan, terkadang sulit mencari produk yang tepat dengan jenis kulit wajah. Tidak jarang pula Anda mencoba beragam produk baru. Namun, kebiasaan mencoba produk baru malah berpotensi menimbulkan jerawat. Cara terbaik adalah membatasi diri. Cobalah setiap produk baru selama seminggu. Jika ada reaksi, hentikan pemakaian dan biarkan kulit wajah beristirahat untuk sementara waktu hingga normal kembali.

2. Stres

Menurut studi yang dilakukan para ahli di Stanford University tahun 2003 lalu, para mahasiswa cenderung memiliki jerawat ketika menghadapi ujian ketimbang saat mereka tidak menghadapi ujian. Meskipun stres tidak dapat dihindari dalam kehidupan, namun ada cara yang dapat dilakukan untuk mengelolanya, seperti berolahraga, meditasi, dan melakukan aktivitas relaksasi.

3. Kandungan riasan wajah

Riasan yang dikenakan oleh para wanita pun dapat menjadi salah satu penyebab stres. Agar jerawat tidak muncul pada kulit wajah akibat jerawat, pastikan Anda mengetahui produk tata rias yang Anda pakai berlabel "non-comedogenic" yang berarti formulas kandungannya tidak akan menyumbat pori-pori. Yang paling penting adalah bersihkan wajah dari riasan sebelum tidur pada malam hari. Untuk Anda yang berkulit wajah rentan jerawat, gunakan alas bedak berbasis bubuk atau produk riasan bebas minyak.

4. Kulit terlalu berminyak atau terlalu kering

Sangat penting untuk memastikan bahwa kadar minyak pada kulit berada pada kisaran yang tepat. Sebab, jerawat dapat disebabkan oleh terganggunya keseimbangan pH pada kulit wajah. Selain itu, kulit yang terlalu kering juga bisa menyumbat pori-pori. Kulit yang terlalu berminyak pun dapat menjebak kotoran dan akhirnya menciptakan jerawat. Solusinya, pilih perawatan sesuai kondisi kulit wajah dan jangan lupa untuk selalu gunakan pelembap.

5. Hormon

Bagi sebagian wanita, masa dimana jerawat paling banyak muncul biasanya adalah sepekan sebelum periode menstruasi. Dalam studi yang dipublikasikan pada jurnal Archives of Dermatology, para peneliti melaporkan bahwa 63 persen wanita yang berjerawat mengalami munculnya jerawat sebelum menstruasi. Jika sampai meradang dan tidak terkontrol, cobalah untuk mengunjungi dokter spesialis kulit wajah karena obat yang diresepkan oleh dokter dapat membantu mengurangi masalah jerawat.




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X