Ingat, Jangan Ungkap Banyak Informasi Pribadi dengan Rekan Kerja

Kompas.com - 09/09/2015, 16:05 WIB
Ilustrasi GLAMOUR.COMIlustrasi
|
EditorAlvin Dwipayana


KOMPAS.com - Menjalin hubungan pertemanan yang dekat dengan rekan kerja merupakan hal baik, termasuk saling berbagi cerita dan sedikit bergosip untuk melepaskan penat. Akan tetapi, sadarkah Anda bahwa terkadang informasi yang Anda bagikan kepada rekan kerja terlalu banyak?

"Kita ini adalah makhluk sosial. Bukan hal yang tidak biasa ketika ingin membangun hubungan dengan rekan sebaya di kantor. Untuk membangun pandangan bahwa kita ramah dan dapat dieprcaya, kita terkadang merasa perlu membagikan informasi tentang diri dan kehidupan kita kepada orang lain," ungkap Vicki Salemi, seorang pakar karier.

Dengan membagikan informasi tersebut, Anda dapat membina ikatan yang dekat dengan rekan kerja. Namun, sayangnya membagikan informasi prbadi tentang kehidupan dapat menimbulkan masalah ketika tidak ada batasan yang jelas untuk memisahkan kehidupan pribadi dengan kehidupan profesional.

Kuncinya adalah penting bagi Anda untuk menciptakan batasan tersebut tanpa perlu menyebarkan informasi yang sifatnya terlalu pribadi. "Misalnya, ketika rekan kerja menanyakan bagaimana akhir pekan Anda, jawab saja bahwa kegiatan akhir pekan Anda menyenangkan dan tidak membosankan. Tidak perlu menjelaskan detail bahwa Anda bertengkar dengan pasangan hanya karena hal kecil," jelas Salemi.

Di samping itu, penting juga untuk memperhatikan petunjuk konteks dalam pembicaraan dan lingkungan kerja Anda. Misalnya, bagaimana kebiasaan di tempat kerja terkait hubungan antara rekan kerja dan atasan. Selain itu, perhatikan gaya bahasa yang biasa digunakan, apakah formal atau informal.

"Dengan memperhatikan bagaimana rekan kerja Anda berinteraksi, Anda dapat mengukur berapa banyak keterusterangan yang ada dalam perusahaan Anda dan kapan saat yang tepat bagi Anda untuk berpartisipasi. Saya adalah orang yang supel, jadi saya senang berbincang dengan orang lain. Akan tetapi, saya juga menghabiskan banyak waktu mendengarkan dan melihat bagaimana kebiasaan berbagi informasi di lingkungan kerja," tutur Courtney Lynch, seorang pakar karier.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Glamour
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X