Tren Baru, Pewarnaan Rambut dengan Kaca dan Kuas Lukis

Kompas.com - 18/09/2015, 09:12 WIB
Ilustrasi MAIRECLAIRE.COM/ GETTYIMAGES.COMIlustrasi
|
EditorAlvin Dwipayana

KOMPAS.com - Sebagian wanita memilih untuk mewarnai rambutnya agar terlihat lebih cantik dan tampil penuh percaya diri. Biasanya, proses pewarnaan rambut di salon dilakukan dengan dua metode, yakni pewarnaan dengan bantuan kuas khusus dan foiling atau menggunakan bantuan lembaran aluminium foil.

Akan tetapi, kini ada metode baru dalam proses pewarnaan rambut, yang dinamakan dengan hand-pressed coloring. Adalah pakar pewarnaan rambut Chiala Marvici yang pertama kali memperkenalkan teknik aplikasi warna pada rambut, yang ia dapatkan inspirasinya saat ia tengah tertidur.

"Saya memiliki sebuah lukisan di apartemen saya pemberian seorang teman. Lukisan ini kaya akan warna. Suatu malam, saya tertidur dan bermimpi semua lapisan warna dalam lukisan ini hidup bersama dalam satu permukaan. Ketika saya terbangun, saya memikirkan betapa indahnya semua warna ini bila diaplikasikan pada rambut dan bagaimana saya akan menerjemahkan mimpi tersebut ke rambut," jelas Marvici.

Akhirnya, Marvici pun menciptakan sebuah teknik pewarnaan rambut yang unik. Dengan menggunakan kaca bening dan kuas lukis, teknik pewarnaan rambut ini sekilas mirip dengan teknik sablon. "Pertama, ciptakan desain dengan pola-pola yang berbeda seperti lingkaran, diagonal, atau pola berliku dengan menggunakan kaca keras selebar enam inci. Jangan gunakan kaca yang terlalu lebar," ujarnya.

Kemudian, dengan nuansa warna yang berbeda tersebut, letakkan rambut dengan posisi mendatar di atas kaca. Langkah ini akan memindahkan desain dari kaca ke rambut Anda. Kemudian, tekan rambut dengan alat ke desain untuk mengaplikasikan desain tersebut dengan rapi ke rambut Anda.

"Jangan khawatir, sebab ketika Anda menekan rambut ke permukaan kaca, warna akan bercampur. Sehingga, desain dan pola tidak akan sepenuhnya tercetak ke rambut Anda," imbuh Marvici.

Setelah itu, ia menggeser kaca dan mengaplikasikan ulang desain ke atas permukaan kaca dan melanjutkan proses pewarnaan kepada sisa rambut. Proses pewarnaan rambut ini memakan waktu sekitar 30 hingga 45 menit, bila dibandingkan dengan proses pewarnaan rambut biasa atau menggunakan alumunium foil yang bisa memakan waktu hingga satu jam.

Saat ini, teknik pewarnaan rambut semacam ini belum dapat ditemukan di banyak salon. Namun, Marvici telah bepergian ke berbagai kota di Amerika Serikat untuk memberikan edukasi kepada banyak staf pewarnaan rambut tentang teknik yang dikembangkannya tersebut.

"Saya sudah mengerjakan teknik ini cukup lama dan mencoba untuk membuatnya sederhana sehingga saya dapat mengajarkannya kepada staf pewarnaan rambut lainnya," papar Marvici.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X