Kompas.com - 22/09/2015, 19:07 WIB
Martha Tilaar. KOMPAS/IWAN SETIYAWANMartha Tilaar.
|
EditorAlvin Dwipayana

KOMPAS.com - Sebagai salah satu pelopor kecantikan di Indonesia, nama Martha Tilaar sudah tak asing lagi. Untuk meraih kesuksesan hingga saat ini, Martha Tilaar juga mengaku kalau dirinya tak luput dari sebuah proses kerja keras. Sepanjang hidupnya, wanita asal Gombong, Jawa Tengah ini dikenal sebagai pekerja ulet yang fokus menjalani bidang kecantikan. 

Ibu Martha yang baru saja berulang tahun ke-78 tahun, dalam acara peringatan 45 tahun Martha Tilaar Group, di kampung halamannya Gombong, mengatakan bahwa ia tak pernah menyangka, dari daerah asalnya Gombong, Kebumen, Jawa Tengah ia dapat berkarir, kemudian melebarkan sayapnya hingga akhirnya usaha tersebut dihargai oleh dunia. 

"Bayangkan, saya berasal dari Gombong, sebuah desa yang berada di daerah Kebumen, Jawa Tengah, bisa kemudian sampai ke New York, Amerika Serikat dan menerima apresiasi dari organisasi internasional PBB," ujar Ibu Martha pada sesi pidatonya di hadapan para ibu-ibu Desa Wero beberapa hari lalu. Tahun 2012, Ibu Martha mendapatkan penghargaan yang diberikan sekjen PBB, Ban Ki Moon, atas kontribusinya selama ini sebagai pelaku bisnis yang memperhatikan pembangunan global.

Martha kemudian tak lupa mengajak para ibu-ibu Desa Wero untuk mempraktikkan lima kunci kesuksesan yang disingkat DJITU (Disiplin, Jujur, Inovatif, Tekun, dan Ulet), dimana juga merupakan kunci kesuksesan dirinya dan menjadi dasar filosofis perusahaan Martha Tilaar Gorup.

"Mulailah dari diri sendiri untuk menjadi manusia DJITU. Dengan disiplin, jujur, inovatif, tekun, dan ulet, saya yakin sekali Anda bisa mencapai kesuksesan yang diinginkan," ujar Ibu Martha. "Jika belum juga mendapatkan hingga saat ini, saya yakin anak cucu Anda yang nanti akan mendapatkannya," tambahnya optimis.  

Martha juga sempat berkata kepada Kompas Female, bahwa ia menghimbau semua masyarakat daerah yang telah sukses, untuk tak lupa pada kampung halamannya dan ikut membangun daerahnya masing-masing. Lewat aksi "Kembali Poelang", Ibu Martha dan Wulan Tilaar menggagas sebuah gerakan untuk mengajak para putra putri Kebumen yang sedang merantau jauh di luar Jawa Tengah untuk tak lupa mengembangkan daerah asalnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X