Kompas.com - 28/10/2015, 10:03 WIB
Ragam motif batik kudus. KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANRagam motif batik kudus.
|
EditorAlvin Dwipayana

KOMPAS.com - Di tengah derasnya tren mode masa kini yang digemari para generasi muda, wastra Nusantara seperti batik tetap memiliki tempat khusus di hati masyarakat Indonesia.

Sekarang, busana batik tidak hanya dikenakan oleh orangtua, tapi generasi muda pun tidak malu dan canggung mengenakan batik dalam berbagai kesempatan.

Namun, tidak banyak yang mengenali ragam motif batik yang begitu beragam karena setiap daerah di Jawa memiliki motif batik sendiri yang unik dan indah.

Salah satu motif batik yang kini tengah kembali menggeliat adalah batik Kudus. Nah, seperti apa batik Kudus dan karakteristiknya dibandingkan dengan batik lainnya?

Yuli Astuti, penggiat batik Kudus dan pemilik galeri Muria Batik Kudus, batik Kudus merupakan salah satu golongan batik pesisir, seperti batik Pekalongan, batik Jepara, maupun batik Lasem. Jadi, batik ini pun memiliki warna yang cerah dengan motif unik yang begitu khas dan mudah dikenali.

Satu hal yang membedakan batik Kudus dengan batik lainnya menurut Yuli adalah akulturasi budaya antara budaya China, pribumi, dengan unsur Islam.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini mudah dipahami, karena Kudus merupakan asal dari dua Wali Songo penyebar Islam di Tanah Jawa, yakni Sunan Kudus dan Sunan Muria. Sehingga, ada unsur-unsur tersebut dalam motif batik Kudus.

Aksen Islam dalam batik Kudus hadir dalam motif-motif seperti Menara Kudus, kaligrafi Islami, dan sebagainya.

Namun, motif batik Kudus juga mengandung kearifan lokal masyarakat Kudus. Hal ini terlihat dari munculnya motif seperti Kapal Kandas, Parijotho, Gebyok, dan isen-isen beras kecer.

"Motif batik Kudus misalnya adalah Parijotho yang amat dikenal oleh masyarakat Kudus. Motif lainnya adalah Menara Kudus, Gebyok, Pakis Haji, Bulusan, Kapal Kandas, dan sebagainya. Kami menghadirkan folklor dalam motif dan unsur budaya asli Kudus dalam motif batik," ujar Yuli di sela-sela bedah buku Batik Kudus The Heritage di Galeri Indonesia Kaya, Senin (26/10/2015).

Selain itu, karakteristik lain batik Kudus adalah pemilihan warna. Batik Kudus biasanya dominan dengan warna tradisional sogan atau warna cokelat maupun biru indigo.

Warna sogan sebenarnya kental terlihat pada batik-batik dari Yogyakarta maupun Solo. Namun, kehadiran warna sogan pada batik Kudus pun diisyaratkan sebagai akulturasi maupun pengaruh yang diperoleh dari jenis batik lainnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X