Kompas.com - 01/12/2015, 10:45 WIB
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Hingga kini memang belum ada obat yang bisa menyembuhkan infeksi virus HIV, tapi setidaknya dengan terapi antiretroviral (ART) dapat membantu memperlambat perkembangan virus di dalam tubuh hingga menjadi AIDS.


Sehingga, orang yang terinfeksi dapat menjalani hidup lebih lama. Bahkan tetap dapat beraktivitas normal layaknya orang sehat.

Terapi antiretroviral (ART) adalah kombinasi dari beberapa obat antiretroviral yang digunakan untuk memperlambat HIV berkembang biak dan menyebar di dalam tubuh. Obat antiretroviral sendiri adalah pengobatan untuk perawatan infeksi oleh retrovirus, terutama HIV.

Kombinasi tiga atau lebih obat antiretroviral lebih efektif, daripada hanya menggunakan satu obat (monoterapi) untuk mengobati HIV.

Sejauh ini, terapi pengobatan inilah yang paling memungkinkan sistem kekebalan tubuh untuk tetap sehat. Tujuan terapi antiretroviral adalah untuk mengurangi jumlah virus HIV dalam tubuh hingga ke tingkat yang tidak lagi dapat terdeteksi dengan tes darah. Meski begitu, terapi antiretroviral ini harus dijalani seumur hidup.

HIV masih ada, tapi jumlahnya tidak cukup banyak untuk menimbulkan gejala selama Anda tetap minum obat Anda. 

Obat-obatan antiretroviral yang sering digunakan untuk mengobati HIV adalah:

  1. Nucleoside / nucleotide reverse transcriptase inhibitor (NRTIs), juga disebut analog nukleosida, seperti abacavir, emtricitabine, dan tenofovir. Obat-obatan ini sering dikombinasikan untuk hasil terbaik.
  2. Nonnucleoside terbalik transcriptase inhibitor (NNRTI), seperti efavirenz, etravirine, dan nevirapine.
  3. Protease inhibitor (PI), seperti atazanavir, darunavir, dan ritonavir.
  4. Entry Inhibitors (EI), seperti enfuvirtide dan Maraviroc.
  5. Integrase Inhibitors (II), dolutegravir and Raltegravir.


Dari obat-obat tersebut, ada beberapa obat-obatan yang digabungkan dalam satu pil. Ini membantu mengurangi jumlah pil yang harus diminum setiap harinya.

Hasil penelitian menunjukkan, bahwa jika Anda tidak terinfeksi HIV, mengonsumsi obat antiretroviral dapat melindungi Anda dari tertular HIV. Namun, untuk meminimalisir risiko tertular HIV, melakukan seks aman tetap yang utama.


Pasalnya, meski sudah menjalani terapi ARV, orang dnegan virus HIV masih bisa menularkan HIV kepada orang lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber WebMD


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.