Kenali Faktor Penyebab Tekanan Darah Tinggi

Kompas.com - 12/03/2016, 16:00 WIB
Ilustrasi hipertensi. thinkstockphotosIlustrasi hipertensi.
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Menurut riset tahun 2013, hampir 26 persen penduduk Indonesia menderita tekanan darah tinggi. Sayangnya, sekitar 60 persennya tidak menyadari menderita hipertensi.

Walau tidak menimbulkan keluhan, tapi tekanan darah lebih dari 120/80 adalah kondisi yang harus diwaspadai. Bila tidak dikendalikan, hipertensi bisa menyebabkan kerusakan pembuluh darah.

Salah satu cara mencegah bahaya hipertensi adalah dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin.

Kenali apa saja faktor yang bisa menyebabkan tekanan darah kita melonjak.

1. Hipertensi primer
Disebut juga dengan hipertensi esensial, tipe hipertensi ini tidak memiliki penyebab yang spesifik dan mudah dikenali. Sebagian besar dipicu oleh faktor lingkungan, genetik, dan juga bertambahnya umur.

2. Hipertensi sekunder
Ini merupakan kenaikan tekanan darah yang dipicu oleh penyakit lain yang diderita seseorang. Pada wanita, hipertensi tipe ini juga bisa muncul karena kehamilan. Pada umumnya tekanan darah kembali normal jika penyakit penyebabnya diobati.

Penyebab lain hipertensi meliputi:

- Kecanduan alkohol. Konsumsi alkohol berlebihan dalam jangka panjang akan meningkatkan tekanan darah. Kalori dari alkohol juga bisa menyebabkan kenaikan berat badan, di mana kegemukan juga jadi faktor pemicu hipertensi.

- Obat-obatan. Mengonsumsi beberapa jenis obat-obatan, seperti antidepresi, kafein, pil KB, obat migrain, dan obat anti-peradangan, juga bisa meningkatkan tekanan darah.

- Sleep apnea. Penyebab utama hipertensi sekunder adalah sleep apnea atau henti napas berulang saat tidur akibat mendengkur.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X