Naomi Campbell: Model Kulit Hitam Tak Diperlakukan Setara di Pekan Mode

Kompas.com - 15/03/2016, 21:35 WIB
Supermodel kulit hitam, Naomi Campbell TEENVOGUE.COMSupermodel kulit hitam, Naomi Campbell
|
Editor Syafrina Syaaf


KOMPAS.com
— Isu diskriminasi di ranah mode terhadap model kulit hitam sudah lama tersiar dan terus terjadi hingga hari ini.

Sayangnya, belum ada tindakan signifikan untuk benar-benar menghentikan perilaku dan tindakan diskriminasi yang acap kali terjadi dengan para model kulit hitam.

Salah satunya adalah fasilitas dan layanan belakang panggung yang diberikan saat pergelaran pekan mode.

Diskriminasi yang dimaksud adalah kurang siap penata rias dan penata busana dalam menata busana serta wajah para model.

Keluhan tersebut telah diutarakan oleh sejumlah model muda berkulit hitam, beberapa di antaranya adalah Jordan Dunn, Nykhor Paul, dan Leonie Anderson.

“Saat aku masih muda, aku juga berhadapan dengan persoalan serupa. Dulu aku di belakang panggung, mereka tak memberikan penata busana untuk menangani model berkulit hitam,” ujar Naomi Campbell.

“Aku tidak menyangka, model-model muda masih mengalami semua itu,” imbuhnya.

Lalu, Campbell juga mengatakan bahwa banyak perilaku tak setara yang dialami oleh para model kulit hitam, terutama ketika pergelaran pekan mode.

Seorang aktivis bernama Bethann Hardison mengatakan bahwa sebenarnya semua ini bisa diatasi dengan cara yang mudah.

“Kalau kamu tidak memiliki model berkulit hitam maka tidak ada gunanya berlatih,” jelas Hardison.

Halaman:


Sumber Teen Vogue
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X