Kompas.com - 17/04/2016, 13:33 WIB
Jodi, Penyiar Radio Jak FM. ISTJodi, Penyiar Radio Jak FM.
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com -- Para pendengar setia stasiun radio ibukota, JAK FM, pasti sangat akrab dengan salah satu penyiar bernama Jodi. 

Jodi, selain terkenal lewat program acaranya JOKI 3in1 juga dikenal dengan sebutan lain oleh teman-temannya, sang jomblo akut.

Sebab, di usianya yang hampir menyentuh 40 tahun, Jodi masih belum menemukan jodoh pasangan hidup.

Alhasil, teman-teman Jodi dan kru JAK FM juga ikut khawatir dengan kehidupan percintaan Jodi, sehingga terciptalah sebuah program bertajuk Jodi Mencari Cinta pada tahun 2014 silam.

Tak disangka, acara tersebut berhasil menarik minat 700 wanita lajang ibukota untuk mendaftar dan berkenalan dengan Jodi.

Melihat antusias para pendengar wanita untuk menjadi pasangannya, Jodi mengaku sangat terkejut. 

Prosedur mengenal lebih dekat para calon pasangan ini, mereka pun diseleksi hingga lima kencan perkenalan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam wawancara bersama Kompas Female, Jodi mengatakan, kencan pertama sampai ketiga, dia menyerahkan seluruhnya kepada tim kreatif.

"Begitu yang keempat, tim bilang, 'Jod, ayo dong masa pilihan orang lain terus, belum tentu sama kayak selera lu juga,'. Akhirnya, waktunya sudah  mepet, dan email dan print yang banyak banget, aku nunjuk foto ini, ini, ini, (banyak foto)" cerita Jodi saat ditemui dalam acara syukuruan Jodi Menemukan Cinta, Wujudkan Mimpi Bersama Datsun, Mandaga Canteen, Wijaya, Jakarta, Sabtu (16/4/2016) kemarin. 

Jodi mengaku, sebenarnya sudah lelah dengan proses pencarian jodohnya lewat program Jodi Mencari Jodoh.

"Saking banyaknya aku pusing. Capek juga tiap minggu ketemu orang yang beda lagi," jelasnya. 

Lantas, siapakah jodoh Jodi tersebut? Apakah benar acara tersebut mempertemukan sang jomblo akut dengan  jodoh yang diidam-idamkannya selama ini?



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.