7 Trik Menulis Surat Pengantar Lamaran Kerja

Kompas.com - 12/05/2016, 09:02 WIB
Shutterstock Menurut penelitian, bekerja dari rumah membuat Anda lebih produktif dan tidak mudah lelah.

Kompas.com -- Walaupun resume Anda penting, tapi surat pengantar lamaran kerja sangat menentukan impresi pertama Anda.

Perlu kita akui, kompetisi kerja sangatlah ketat. Setiap harinya, calon atasan Anda menerima puluhan atau bahkan ratusan lamaran dan setelah membaca untuk kesekian kalinya, kemungkinan besar mereka akan capek dengan kalimat-kalimat yang generik.

Lalu, bagaimana cara menulis surat pengantar lamaran kerja yang menarik dan meraih kesempatan wawancara?

1.    Gunakanlah nada yang berbeda untuk setiap perusahaan

Hindari mengirimkan surat pengantar yang dapat digunakan untuk semua aplikasi pekerjaan karena mereka terlalu generik. Anda perlu memastikan bahwa nada surat Anda sesuai dengan tipe pekerjaan yang Anda inginkan. Apakah perusahaan tersebut menginginkan orang yang serius atau supel? Keduanya memerlukan cara penulisan surat yang berbeda.

2.    Yakinkan calon atasan atau HRD dengan pengalaman Anda

Anda harus meyakinkan pembaca bahwa Anda adalah orang yang tepat untuk posisi tersebut. Hal terbaik untuk meningkatkan nilai Anda adalah dengan menghubungkan pengalaman dan keahlian yang sudah Anda kumpulkan dengan deskripsi pekerjaan tersebut.

3.    Jadilah berbeda

Jangan ulangi apa yang Anda tulis di resume. Surat pembuka berfungsi sebagai kesempatan untuk menunjukan personalitas Anda.

4.    Jangan menyebutkan kekurangan Anda

Jika mereka tidak menanyakan kelemahan atau kegagalan Anda, jangan berikan informasi tersebut secara sukarela.  Simpan jawaban itu untuk wawancara Anda.

5.    Fokus terhadap perusahaan, bukan diri Anda sendiri

Berusahalah sebaik mungkin untuk menunjukan bahwa Anda perduli dengan perusahaan yang Anda lamar dan bagaimana Anda ingin membantunya bertumbuh. Hindari terlalu banyak penggunaan kata “saya” atau “aku” dan tunjukan bagaimana Anda akan menjadi komponen yang membantu.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Editor Syafrina Syaaf
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X