Kompas.com - 12/05/2016, 19:38 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

Kompas.com -- Kita sering bicara mengenai kekerasan fisik dalam rumah tangga namun kekerasan domestik secara psikis jarang sekali mendapat sorotan. Sebuah tagar di twitter membuka diskusi mengenai isu tersebut.

Pada tahun 2003, sebuah studi yang merupakan hasil kerjasama antara Portland State University dan University of Tennessee Health Science Center menunjukan bahwa 95 persen dari pria yang melakukan KDRT secara fisik juga melakukan kekerasan secara psikis.

Namun, kekerasan psikis seperti kemarahan yang berlebihan, kecemburuan, kebutuhan untuk mengontrol dan manipulasi juga dapat berdiri sendiri dan mereka biasanya jarang dilaporkan.

Hashtag #MaybeHeDoesntHitYou yang berarti “mungkin dia tidak memukulmu” diciptakan untuk membicarakan situasi ini.

Para wanita turun ke Twitter untuk menceritakan pengalaman pahit mereka.

Seorang pengguna twitter dengan username  @decricotage menulis “mungkin dia tidak memukulmu, tapi dia berusaha mengontrol dengan siapa kamu bicara, kemana kamu pergi, teman apa yang boleh kamu miliki, dan dia beralasan karena cinta.”

Laurie Penny atau @pennyred juga menulis “mungkin dia tidak memukulmu tapi dia terus mengkritik bajumu, makeup-mu, menyuruhmu untuk berolahraga dan menjadi lebih feminin.”

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut National Coalition Againts Domestic Abuse Violence, 4 dari 10 orang pernah mengalami kontrol koersif dari pasangan mereka.

Kemudian, 7 dari 10 wanita yang pernah mengalami KDRT psikis menunjukan simptom gangguan seks pascatrauma dan/atau depresi.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X