Kompas.com - 30/05/2016, 15:05 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com -- Pada dasarnya, penyebab wajah berminyak adalah karena produksi minyak di tubuh yang terlalu berlebihan. Kondisi ini banyak terlihat pada wanita yang hidup di negara tropis, seperti Indonesia.

Solusi praktis untuk meredakan minyak wajah yang menjadikan kulit mengilap adalah kertas minyak. Sebab, penggunaan kertas minyak ini biasanya untuk menghilangkan minyak pada wajah.

Namun, ternyata pengaplikasian kertas minyak pada wajah ini dianggap kurang baik oleh penata rias profesional, Endi Feng, saat menjadi tamu dan pemandu tutorial kelas kecantikan acara beauty class yang diselenggarkan Kompas.com dan situs belanja produk kecantikan, Padusee, pada hari Sabtu kemarin, di Hotel Sultan Jakarta.  

KOMPAS.COM Kelas kecantikan Make Up For Travelling

"Aku pribadi tidak suka pakai kertas minyak karena kita akan menekan-nekan kertas minyak pada wajah. Sementara sama saja itu menekan kotoran hingga masuk dalam pori-pori kita," jelas Endi.

Kertas minyak yang biasa digunakan orang-orang untuk wajah ini ternyata bisa menimbulkan masalah lainnya.

Sebab, berdasarkan cara penggunaanya saja, ketika kertas minyak digunakan pada wajah, orang-orang akan menekan-nekan kertas pada wajah. Hal ini akan menyebabkan kotoran yang ada pada wajah masuk ke dalam pori-pori, sehingga berpotensi menimbulkan jerawat dan komedo.

Endi Feng menyarankan, daripada menggunakan kertas minyak, lebih baik mengelap waja dengan menggunakan tissue dan jangan ditekan-tekan. Selanjutnya, wajah kembali dipulas dengan bedak.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X