Kompas.com - 06/08/2016, 16:10 WIB
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com – Studi terbaru mengklaim bahwa anak bisa tumbuh dengan perilaku sulit dan selalu melawan, ketika pihak ayah mengalami stres menjadi orangtua.

Ayah dan ibu yang stres karena menjalani peran sebagai orangtua mempengaruhi pertumbuhan anak-anak menjadi lambat dan membuat mereka sulit fokus mempelajari hal-hal baru.

Menurut Michigan State University, anak lelaki yang dibesarkan oleh ayah penderita stres kronis, sulit lancar bicara.

Kondisi ayah stres bisa jadi karena ayah mengalami distraksi konsentrasi antara mengasuh anak dan mencari nafkah untuk kebutuhan keluarga.

“Waktu telah berubah. Sekarang ini, banyak ayah yang berganti peran dan tinggal di rumah mengurus anak, sehingga mereka terlibat intens dalam pertumbuhan anak,” jelas Tamesha Harewood, Ketua Penelitian.

Harewood menyarankan agar ayah jangan merasa malu karena membutuhkan bantuan menjaga anak.

“Ayah itu penting dalam kehidupan anak. Jadi, para ayah harus merawat diri dan mengurus diri dengan baik,” jelas Harewood.

Studi ini mempelajari 730 keluarga dengan penghasilan di bawah rata-rata. Kemudian, para ayah diminta untuk memberi tanda pada beberapa pernyataan yang diajukan.

Pernyataan tersebut seperti misalnya:

  1. Saya merasa terjebak dalam tanggung jawab sebagai orangtua.
  2. Terkadang, saya merasa anak saya tidak suka dengan saya.

Dr Michael Yogman, Chairman di American Academy of Pediatrics' Committee on Psychosocial Aspects of Child and Family Health, mengatakan bahwa keterlibatan ayah dalam kehidupan anak semenjak usia dini memiliki pengaruh signifikan terhadap keammpuan bicara si kecil.

Selain itu, ayah yang tidak dekat dengan anak-anak, kata Yogman, menyebabkan mereka tumbuh tanpa mengindahkan aturan dan banyak tingkah.

Sebab, ayah biasanya mengajari anak untuk lebih aktif dalam mengeksplorasi dan pengendalian diri di lingkungan sosial.

Dr Michael Yogman, chair of the, said fathers typically affect toddler’s language development differently from mothers.

“Tahun awal membesarkan anak memang sulit dan penuh tantangan. Jadi, jika Anda perlu bantuan karena merasakan stres dan depresi, jangan diam saja, cari pertolongan,” jelas Yogman.

Pasalnya, stres ayah mempengaruhi pertumbuhan karakter dan pribadi anak di masa depan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Daily Mail
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.