Jangan Menyerah, Lakukan Ini Jika Produksi ASI Sedikit

Kompas.com - 26/09/2016, 18:05 WIB
SHUTTERSTOCK Ilustrasi

KOMPAS.com - Salah satu masalah yang kerap terjadi setelah melahirkan adalah menyusui. Mulai dari ASI yang tidak keluar hingga jumlah ASI yang cenderung sedikit.

Banyak ibu yang merasa putus asa dan akhirnya memutuskan untuk tidak lanjut menyusui. Sebenarnya ada beberapa hal yang perlu dilakukan jika menghadapi kondisi produksi ASI sedikit.


1.Mengetahui tanda kecukupan ASI
Banyak dan sedikit itu relatif. Mungkin menurut ibu produksi ASI yang keluar sedikit, padahal mungkin bagi si kecil sudah cukup. Untuk itu, ada baiknya Anda mengetahui tanda anak cukup ASI.

Tandanya tentu bisa dilihat dengan pertumbuhan berat badan. Pada 3 bulan pertama, berat badan bayi seharusnya bertambah 1 ons per hari. Selain itu, frekuensi popok basah juga perlu dihitung. Jarang pipis adalah tanda bayi kurang ASI.

2.Menyusui lebih sering
Jika sudah mengetahui bahwa ASI yang diproduksi jumlahnya kurang, ada baiknya ibu mengubah jadwal menyusui. Cobalah untuk menyusui lebih sering dibanding ibu lainnya.

Bayi yang sering menghisap akan membantu stimulus pada payudara untuk memproduksi ASI lebih banyak. Intensitas yang meningkat juga membantu si kecil tetap terpenuhi kebutuhan ASInya.

3.Menggunakan pompa ASI
Cara lain untuk memberikan stimulus untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan memompa ASI.

Selain memberikan stimulus pada produksi ASI, pompa juga membantu ibu memiliki simpanan ASI yang cukup untuk bayi. Meski harus diberikan melalui botol, si kecil tetap mendapatkan ASI. Sebaiknya, hindari memberikan makanan lain selain ASI sebelum anak berusia 6 bulan.

4.Tetap membuat anak terjaga saat menyusui
Salah satu kesalahan yang kerap dilakukan adalah membiarkan anak tertidur saat menyusui. Hal ini akan membuat anak tidak menghisap dan akhirnya mengalami kekurangan ASI.

Cobalah untuk tetap membuatnya terbangun, agar payudara ibu mendapatkan stimulus. Jangan ragu untuk mencoba berbagai posisi menyusui. Gunakan kedua sisi payudara, agar kedua payudara memiliki kemampuan yang sama dalam produksi ASI.

5.Menghubungi dokter jika berkelanjutan
Ada banyak faktor yang memengaruhi jumlah ASI sedikit, salah satunya masalah hormon. Untuk itu, ibu perlu menghubungi dokter atau ahli laktasi jika masalah ini terus berlanjut, untuk menyelesaikan masalah ini. Masalah produksi ASI juga bisa disebabkan oleh kesehatan ibu atau gangguan hormon seperti tiroid.



EditorBestari Kumala Dewi
Sumber

Close Ads X