7 Sebab Batuk Tak Kunjung Sembuh

Kompas.com - 07/11/2016, 10:15 WIB
Ilustrasi batuk ShutterstockIlustrasi batuk
|
EditorBestari Kumala Dewi

Cara mengatasinya: Sebagian besar kasus GERD relatif mudah untuk diatasi dengan obat antasida. Tapi, batuk karena GERD bisa keras kepala sehingga harus mendapat pertolongan dari dokter, kata Dr Dicpinigaitis.

Menurunkan berat badan terutama bagian bawah tubuh kadang-kadang bisa membantu. Angkat kepala Anda dengan bantuan bantal saat tidur juga bisa meringankan batuk GERD.


Pneumonia

Batuk bisa menjadi tanda adanya penyakit parah seperti misalnya pneumonia. Pneumonia dapat berkembang ketika infeksi pernapasan menyebar ke paru-paru, menyebabkan kantung udara paru-paru terisi dengan nanah.

Hal inilah yang menyebabkan Anda sulit untuk bernapas dan batuk terus-menerus. Pneumonia dapat mengancam jiwa jika tidak segera diobati.

Cara mengatasinya: Periksakan diri ke dokter. Dokter akan meminta Anda menjalani tes X-ray yang adalah satu-satunya cara untuk mengetahui secara pasti apakah Anda memiliki pneumonia atau tidak.

Namun, beberapa dokter akan mendiagnosa dengan mendengarkan paru-paru Anda menggunakan stetoskop, kata Dr Frank.

Sebagian besar kasus pneumonia yang serius pada orang dewasa adalah karena bakteri dan diobati dengan antibiotik.


Batuk rejan

Penyakit ini sangat menular. Anda bisa mendapatkan batuk rejan, alias pertusis, walau telah divaksinasi (karena efek vaksinasi akan melemah seiring berlalunya waktu).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X