Kain Batik Panjang Lebih Laku di Pasaran

Kompas.com - 16/11/2016, 14:04 WIB
thinkstockphotos.com Ilustrasi

KOMPAS.com -- Kain batik semakin hari kian digemari oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Hal ini tidak mengherankan. Sebab, kain batik hadir dalam beragam warna dan motif serta bersifat serba guna. Dia tidak hanya bisa digunakan sebagai sarung, tetapi sudah berkembang menjadi busana sehari-hari yang digunakan oleh masyarakat Indonesia.

"Sekarang batik bukan hanya dijadikan sarung saja," ujar perancang busana Indonesia, Carmanita, dalam acara Kenal Lebih Dekat dengan Carmanita di Alun-alun Indonesia Jakarta, Senin (14/11/2016).

Dia melanjutkan, dengan berkembangnya kain batik yang tadinya hanya sarung, dan sekarang dibuat menjadi busana, tentu membutuhkan kain yang panjang. 

Biasanya ukuran panjang kain batik sendiri adalah sekitar 2,5 meter. Akan tetapi menurut Carmanita, lebih baik untuk membuat kain batik sepanjang 3 sampai 3,5 meter.

"Saya bina pengrajin untuk buat kain 3 sampai 3,5 meter, karena kainnya pasti cepat laku," ucapnya.

Carmanita tidak ragu untuk menambah kain menjadi lebih panjang dengan demikian, pembeli lebih bebas untuk mengkreasikan kain tersebut.

Lalu, Carmanita juga berkata bahwa dia tidak mengubah rancangan yang dibuat oleh pengrajin. Sebab, itu adalah karya mereka dan dia ingin membebaskan para pengrajin untuk berkreasi.


EditorShierine Wangsa Wibawa

Close Ads X